Ma'ruf Amin Ajak Pesantren Terlibat dalam Ekonomi Indonesia

Kuntoro Tayubi 12 September 2018 11:44 WIB
pilpres 2019
Ma'ruf Amin Ajak Pesantren Terlibat dalam Ekonomi Indonesia
Joko Widodo (kanan) - Ma'ruf Amin (kiri) di RSPAD Gatot Subroto, Medcom.id - Faizal Abdalla
Brebes: Pesantren berperan penting dalam arus ekonomi Indonesia. Bahkan, ulama yang ahli dalam bidang ekonomi mampu meningkatkan kualitas sektor tersebut untuk kepentingan umat.

Hal itu disampaikan Kiai Haji Ma'ruf Amin, yang maju sebagai bakal calon wakil presiden, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Desa Benda, Brebes, Jawa Tengah, Selasa, 11 September 2018. Joko Widodo dan Ma'ruf berpasangan maju dalam Pemilihan Presiden 2019. 

"Konsep arus baru ekonomi Indonesia tak lepas mengacu kepada kitab standar pesantren yang sangat terkenal yakni fathul mu'in," kata profesor di bidang ekonomi syariah itu. 


Kewajiban kifayah dalam menggerakkan perekonomian bisa bergeser menjadi kewajiban personal (fardlu ain). Itu terjadi dalam kondisi tertentu untuk menghindarkan kelaparan dan keterbelakangan ekonomi.

Menurutnya, konsep arus baru ekonomi Indonesia sebagai antitesis dari ekonomi neoliberal. Sebab ekonomi neoliberal justru membuat kesenjangan semakin lebar antara yang kaya dan miskin.

Arus baru ekonomi Indonesia ini diimplementasikan dengan kemitraan antara pelaku ekonomi kecil dan pebisnis besar. Ide ini mendapatkan sambutan luar biasa dari Presiden Jokowi dalam waktu dua tahun terakhir. 

Pelaku ekonomi kecil dan pesantren menjadi penyuplai dari kebutuhan produksi pebisnis besar. Gerakan arus baru ekonomi Indonesia ini didukung sepenuhnya oleh pemerintah melalui program redistribusi aset, dimana pesantren mendapatkan hak kelola tanah negara yang tidak terpakai.

"Bank wakaf mikro sudah berjalan sangat pesat di sejumlah provinsi yang jadi pilot projects. Di Banten misalnya, omsetnya telah mencapai Rp4 miliar yang dikelola ibu- ibu rumah tangga dan santri," kata Ketua MUI ini. 

Lihat video:
 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id