Jumlah TKI Resmi di BNP2TKI Makin Sedikit
Ilustrasi TKI, Ant
Tegal: Desa Sidaharja, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, merupakan lumbung Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Baik yang bekerja di darat maupun di laut. Tapi, sebagian dari mereka berangkat tanpa melalui prosedur pemerintah alias ilegal.

Dewi Aryani, anggota DPR RI, mengatakan 4.000 TKI asal Tegal berstatus ilegal. Ia menduga jumlah tersebut lebih banyak.

"Data dari Dinsosnakertrans hanya 10 orang TKI saja yang mendaftar resmi. Tapi ternyata, data dari BNP2TKI sekitar 4.000 warga Kabupaten Tegal setiap tahun berangkat," kata Dewi melalui sambungan telepon kepada Medcom.id, Kamis, 15 Februari 2018.


Dewi mengingatkan warga yang hendak bekerja di luar negeri melalui jalur legal. Sehingga pemerintah dapat mengawasi dan melindungi warga yang berada di luar negeri.

Lain lagi pernyataan dari Kepala BNP2TKI Semarang Suparjo. Ia mengungkapkan jumlah TKI resmi asal Tegal menurun. Di 2017, hanya 641 orang yang tercatat secara resmi bekerja di luar negeri.

"Memang peluang menjadi TKI sangat tinggi. Tapi kami sarankan warga tetap bekerja di dalam negeri. Bila pun terpaksa menjadi TKI, harus sesuai prosedur," ujar Suparjo.

Berikut data jumlah TKI asal Tegal yang tercatat di BNP2TKI:
- 2012: sebanyak 8.923 orang.
- 2013: 6.998 orang.
- 2014: 5.576 orang.
- 2015: 1.954 orang.
- 2016: 1.188 orang.
- 2017: 641 orang.




(RRN)