Lion Air JT610 Jatuh

Keluarga Ingin Herjuno Dikebumikan di Yogyakarta

Ahmad Mustaqim 30 Oktober 2018 16:19 WIB
Lion Air Jatuh
Keluarga Ingin Herjuno Dikebumikan di Yogyakarta
Tim Basarnas mengangkut kantong jenazah ke kapal. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
Gunungkidul: Keluarga berharap Herjuno Darpito yang jadi korban kecelakaan Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, segera ditemukan. Marwandi, 74, ayah Herjuno, berharap bisa menguburkan anaknya di kampung halaman jika ditemukan tak bernyawa.

"Nanti akan dibicarakan dengan keluarga istrinya yang di Cilacap. Istrinya juga tinggal di Tangerang," kata Marwandi di kediamannya, di Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Sampai saat ini keluarga masih menunggu informasi detail kondisi Herjuno. Keluarga mengaku sudah tabah, apa pun kabar kondisi Herjuno.


Namun, pihak keluarga masih berharap Herjuno diberikan keselamatan.

Marwandi menuturkan Herjuno bekerja di Pelabuhan Pangkal Pinang dalam beberapa bulan terakhir. Tiap akhir pekan, Herjuno pulang ke rumahnya di Tangerang.

Baca: Banyak Bukti Ditemukan di TKP Jatuhnya JT-610

Adik kandung Herjuno, Rifqi Jauhari, 40, dua saudaranya telah terbang ke Jakarta untuk mencari kabar kakak pertamanya itu sejak kemarin sore. "Dua adik saya sudah mulai cari informasi di crisis centre di sana (Jakarta)," kata dia.

Di sela menunggu kabar itu, pihak keluarga di Gunungkidul juga telah menggelar pengajian untuk mendoakan Herjuno. Pengajian itu mendoakan agar kejelasan kondisi Herjuno segera terungkap.

"Bapak ibu sama adik-adik di sini selalu berdoa yang terbaik buat mas Herjuno," ungkapnya.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil sampel deoxyribo nucleic acid (DNA) keluarga korban kecelakaan Lion Air, di Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen. Tim tersebut mencari sampel usapan pipi dalam, sampel darah, dan informasi ciri-ciri fisik Herjuno.

Sampel tersebut segera dikirim ke Jakarta untuk membantu proses identifikasi.

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id