Penurunan terus terlihat terlihat sejak H-7 hingga H-3 Minggu, 2 Juni 2019. "Persentase penurunan terbesar terjadi pada H-6, 30 Mei 2019, yakni dari 8.977 penumpang menjadi 4.667 penumpang atau turun 53 persen," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Danardewi saat dikonfirmasi, Senin, 3 Juni 2019.
Danardewi menjelaskan puncak arus mudik terjadi pada H-4 pada 1 Juni 2019 dengan penumpang mencapai 5.225 orang. Jumlah tersebut turun 41 persen dibandingkan H-4 tahun 2018, yakni 8.913 penumpang.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Sedangkan dari sisi jumlah pesawat, persentase penurunan tertinggi terjadi pada H-3. "Tahun lalu ada 76 pesawat yang terbang dari dan ke Solo, tapi tahun ini hanya 42 pesawat, jadi turun 45 persen," jelas Danardewi.
Jika diakumulasi hingga H-3, terdapat 23.918 penumpang yang menggunakan jasa penerbangan di Adi Soemarmo. Dilihat dari jumlah pesawat, sudah ada 227 unit yang mendarat maupun terbang di Solo.
General Manager PT AP I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman mengatakan kali ini memang pemudik lebih banyak yang memanfaatkan jalur darat. Jalan tol kini sudah beroperasi penuh dari ujung barat hingga ujung timur Jawa.
"Pemudik tahun ini banyak yang memilih jalur darat daripada jalur udara. Melalui tol, perjalanan lebih murah, nyaman dan cepat," kata Abdullah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
