Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Klas I, BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko membenarkan peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat tetap tenang.
"Kami belum tahu pergerakan debu vulkaniknya akan sampai mana, tetapi arahnya sesuai arah angin yaitu Selatan-Barat Daya," katanya saat dihubungi Medcom.id dari Semarang, Jumat 11 Mei 2018.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Masyarakat diimbau meninggalkan kawasan 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat juga diharap mewaspadai letusan susulan
"Kami imbau masyarakat tetap tenang," ujarnya.
Gunung Merapi terakhir meletus 8 tahun lalu, yaitu September hingga November 2010. Kurang lebih 140 juta meter kubik material vulkanik dimuntahkan.
Letusan itu merupakan erupsi paling dahsyat pada kurun waktu 100 tahun terakhir. Sebelum meletus, aktivitas Merapi terdeteksi meningkat sejak Januari 2009, ditandai gempa vulkanik beruntun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SUR)
