Uang hasil penukaran pecahan kecil. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
Uang hasil penukaran pecahan kecil. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi) (Kuntoro Tayubi)

BI Tegal Siapkan Rp5,4 Triliun untuk Lebaran

penukaran uang
Kuntoro Tayubi • 25 Mei 2018 10:31
Tegal: Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, Jawa Tengah, menyiapkan Rp5,4 triliun untuk memenuhi kebutuhan Lebaran masyarakat Tegal dan sekitarnya. 
 
“Masyarakat tidak perlu panik untuk mendapatkan uang pecahan bagi kebutuhan Idulfitri 1439H, karena Bank Indonesia menyediakan dalam jumlah pecahan yang cukup dan kondisi layak edar,” kata Kepala KPw BI Tegal, Joni Marsius, Jumat, 25 Mei 2018.
 
Joni menjelaskan, masyarakat dapat menukarkan uang kecil yang diselenggarakan oleh Bank Umum dan BPR. Sementara Bank Indonesia hanya melayani penukaran uang kecil kepada masyarakat melalui layanan kas mobil keliling dan melayani penukaran uang yang sudah tidak layak edar, yaitu uang yang ditarik dari peredaran, rusak, lusuh dan terbakar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penarikan uang yang dilakukan oleh Perbankan pada Ramadan pada 2017 mencapai Rp4,3 triliun naik 44 persen dari tahun sebelumnya. Pada Lebaran 2018, diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 16 persen menjadi Rp5,02 triliun.
 
Untuk memenuhi kebutuhan uang pada Lebaran 2018 (penarikan perbankan baik untuk pengisian ATM maupun penarikan/penukaran masyarakat) KPw BI Tegal telah menyiapkan Rp5,4 triliun atau naik 25 persen dari tahun lalu.
 
“Peningkatan kebutuhan uang tunai tersebut antara lain dipengaruhi oleh tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan Rp100.000, dan kebijakan penambahan libur dan cuti bersama selama tiga hari kerja pada 11, 12, dan 20 Juni 2018 sehingga total hari libur menjadi 12 hari sejak 9-20 Juni 2018,” ungkapnya.
 
Selain itu juga adanya kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparat Sipil Negara dan Pensiunan. Pilkada serentak di wilayah kerja BI Tegal juga ikut mempengaruhi peningkatan penarikan uang.
 
Seperti diketahui di Tegal akan melaksanakan Pilkada serentak yaitu Pemilihan Gubernur Jateng, Pilkada Kota Tegal, dan Pilkada Kabupaten Tegal pada 27 Juni 2018 yang bersamaan dengan periode Idul Fitri 1439H.
 
KPw BI Tegal dan perbankan akan mengatur supaya masyarakat tidak melakukan penukaran melebihi kebutuhan. Hal itu dilakukan supaya masyarakat dapat memperoleh pecahan yang merata dan menghindari pecahan dikuasai beberapa orang.
 
“Penukaran uang Rupiah pada Lebaran 1439H juga menjadi media Bank Indonesia dalam melaksanakan kebijakan clean money policy  yaitu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menukarkan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) karena lusuh, rusak atau cacat untuk ditukarkan menjadi Uang Layak Edar (ULE) dalam pecahan yang sama atau pecahan lainnya,” tambah Joni.
 
Masyarakat  diberi kesempatan untuk menukarkan uang yang sudah dicabut dan ditarik dari peredaran sepanjang jangka waktu penukarannya masih belum habis.
 
KPw BI Tegal menghimbau Dinas, Instansi/SKPD yang membutuhkan layanan penukaran uang untuk melakukan penukaran secara kolektif agar mengurangi antrean. 
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif