Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yiswantana. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yiswantana. Medcom.id/Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)

Dua Warga Meninggal Terdampak Banjir Bantul

bencana longsor bencana banjir
Ahmad Mustaqim • 18 Maret 2019 12:43
Yogyakarta: Dua warga Kecamatan Imogiri, Kebupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meninggal usai terdampak banjir pada Minggu, 17 Maret 2019. Banjir disebabkan hujan intensitas ringan hingga sedang selama hampir 24 jam.
 
Dua orang yang meninggal yakni Painem dan Sudiatmodjo. Painem merupakan warga Desa Karangtengah, Kecamatan Imogiri. Sementara, Sudiatmodjo merupakan warna Dusun Pajimatan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri.
 
"Dua orang tadi yang meninggal sudah sepuh. Ada yang karena banjir, ada yang karena rumahnya terkena longsor," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yiswantana pada Senin, 18 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebuah informasi warga Bantul lain meninggal dunia sempat beredar. Namun, kabar itu masih diverifikasi.
 
Tiga warga Bantul hilang akibat banjir. Mereka adalah Eko Supadmi dan Rutfi, warga Wukirsari, Imogiri; serta seorang warga Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong yang belum diketahui identitas lengkapnya.
 
"Hari ini tim SAR dan BPBD melanjutkan evakuasi," ujarnya.
 
Hujan yang terjadi dalam waktu hampir sehari semalam itu meningkatkan volume debit air sungai. Situasi ini mengakibatkan banyak rumah warga terendam air. Selain itu, ada ribuan warga Bantul yang sempat mengungsi.
 
"Ada sekitar 5.046 penyintas di sejumlah titik di evakuasi. Paling parah di Kecamatan Imogiri dan Kecamatan Pundong. (Wilayah) yang lain biasa," ungkapnya.
 
Ia menuturkan, sebagian besar pengungsi sudah kembali ke rumah untuk melakukan pembersihan. Selain itu, ada juga pembersihan di sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir.
 
"Kami masih lakukan normalisasi. Yang di pengungsian balita dan lansia," tuturnya.
 
Biwara juga mengaku masih melakukan pendataan soal dampak banjir terhadap sejumlah fasilitas umum. Banjir kali ini terjadi tak hanya di Bantul, namun juga di Gunungkidul dan Kulon Progo.  
 
"Dampaknya (banjir) belum sampai pada menetapkan darurat. Yang penting normalisasi penanganan dampak banjir bisa tertangani dengan baik," jelasnya.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif