Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Ahmad Mustaqim)

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tiga Desa Tanggap Darurat

cuaca ekstrim
Ahmad Mustaqim • 14 Maret 2019 13:10
Yogyakarta: Tiga desa di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berstatus tanggap darurat setelah diterpa hujan intensitas tinggi disertai angin kencang pada Rabu, 13 Maret 2019. Selain itu, dampak hujan itu juga menimbulkan dampak di Universitas Gadjah Mada (UGM).
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan, tiga desa berstatus tanggap darurat itu berada di Kecamatan Pakem. Dari data BPBD DIY, ada sebanyak 196 titik kejadian di Kecamatan Pakem.
 
"Tiga desa (berstatus) tanggap darurat itu di Pakembinangun, Candibinangun, dan Harjobinangun," kata Joko saat dihubungi, Kamis, 14 Maret 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain Kecamatan Pakem, ada pula sejumlah kecamatan lain yang ikut terdampak. Di antaranya, Kecamatan Turi (12 titik); Kecamatan Ngaglik (10 titik); Kecamatan Ngemplak (5 titik); Kecamatan Kalasan (1 titik); Kecamatan Prambanan (1 titik); Kecamatan Gamping (1 titik); dan Kecamatan Depok (2 titik). 
 
Joko mengatakan, ada lebih dari 100 bangunan, termasuk rumah warga, yang rusak. Joko menjelaskan, khusus bangunan-bangunan rusak di tiga desa itu tengah dilakukan pembersihan. Ada sebanyak 450 relawan terlibat dalam pembersihan. 
 
"Pembersihan akibat hujan dan angin kemarin masih dilakukan hari ini. Kami juga posko di Pakem untuk ini. Direncanakan (pembersihan) hari ini bisa selesai," beber Joko.
 
Joko mengimbau masyarakat tetap waspada dalam beberapa waktu ke depan. Mengingat, saat ini masih masuk musim penghujan.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani mengatakan, hujan dan angin kencang kemarin berdampak pada pohon tumbang di sekitar area lembaganya. Ia menyebutkan ada sebanyak 10 kejadian pohon tumbang di UGM. 
 
"10 kasus tersebar di beberapa titik; Jalan Olahraga, Jalan Trenguli, Perpustakaan, PKKH (Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri); beberapa Fakultas MIPA/FKKMK (Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan)/Psikologi, perumahan dosen Bulaksumur, kantong parkir, asrama," kata Iva.
 
Iva menambahkan, ada sebanyak dua pohon tumbuh di sekitar Perpustakaan UGM. Pohon tumbang ini menimpa 15 unit sepeda motor. "Kondisinya (sepeda motor) 10 rusak ringan dan 5 rusak berat. Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa," pungkas Iva.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif