"Sudah tidak ada hujan abu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Bambang Giyanto saat dihubungi, Minggu, 6 Januari 2019.
Giyanto menjelaskan, saat ini pun aktivitas Merapi terpantau kembali normal. "Setelah sebelumnya ada guguran kubah lava, hari ini landai," jelas Giyanto.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Hujan abu tipis, kata Bambang, sempat melanda wilayah Kecamatan Kemalang, Klaten pada Sabtu, Januari 2019. Dua desa sempat terdampak hujan abu tipis, yakni Tegalmulyo dan Balerante.
"Namun hujan abu sangat tipis, tidak berdampak signifikan pada aktivitas warga," ungkap Giyanto.
Meski demikian, BPBD Klaten telah menyiapkan 25 ribu masker guna mengantisipasi dampak dari aktivitas Gunung Merapi. "Beberapa sudah kita distribusikan ke desa yang terdampak hujan abu tipis," beber Bambang.
Sebelumnya Gunung Merapi mengalami guguran kubah lava pada Jumat, 4 Januari 2019 malam. Kondisi tersebut mengakibatkan hujan abu tipis di beberapa kawasan.
Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, guguran kubah lava berdurasi 150 detik. Jarak luncur sekitar 1,2 kilometer ke arah Kali Gendol.
Kondisi itu menyebabkan hujan abu tipis yang mengarah ke tenggara. Jarak wilayah terdampak sekitar lima kilometer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
