Tangis Ibu Guru Honorer di Bawah Patung Kartini
Aksi guru honorer di Jepara menuntut kesejahteraan, Minggu, 1 Juli 2018, Medcom.id - Rhobi
Jepara: Tangis pecah di Jepara, Jawa Tengah. Ratusan guru honorer menangis saat menyuarakan tuntutan kesejahteraan dalam aksi yang berlangsung di kawasan Tugu Kartini, Minggu siang, 1 Juli 2018.

Sebelum berorasi, ratusan guru dari berbagai kecamatan di Jepara menggelar aksi jalan kaki. Guru dari arah utara memulai aksi dari Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo. Sedangkan guru dari arah selatan memulai aksi dari Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan.

Tepat pukul 12.00 WIB, mereka yang terdiri dari laki-laki dan perempuan bertemu di Tugu Kartini. Orasi dimulai. Tangis pecah. Satu guru pingsan tak kuasa menahan haru.


"Kami melakukan ini karena menuntut hak kami," kata Koiron, honorer di SD Negeri Kecapi.

Perjalanan dilanjutkan ke Gedung Kesenian Jepara di Kelurahan Bulu. Ketua FK GTT-K2 Jepara Ahmad Choiron mengatakan mereka akan bermalam di Gedung Kesenian Jepara. Lalu mereka melanjutkan aksi esok hari dengan berjalan bersama menuju Kantor Bupati di Jalan Kartini Nomor 1 Jepara.

“Dari 160 lebih guru honorer peserta aksi jalan kaki, yang ibu-ibu ada sekitar 60 orang. Hari ini kami transit di Gedung Kesenian, besok dilanjutkan lagi menuju Kantor Bupati,” pungkas Choiron.    

Peserta aksi terdiri dari guru berstatus honorer Jepara. Mereka sedianya mengajar di sejumlah SD negeri dan SMP negeri di Jepara.

Aksi berlangsung sejak kemarin. Mereka menuntut pembayaran gaji yang menunggak sejak enam bulan lalu.

Sedianya gaji dibayar setiap tiga bulan sekali. Gaji dibayarkan Pemerintah Kabupaten Jepara sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2018.



(RRN)