Jumlah TPS di DIY untuk Pemilu 2019 Bertambah

Ahmad Mustaqim 13 Juli 2018 19:44 WIB
pileg
Jumlah TPS di DIY untuk Pemilu 2019 Bertambah
ilustrasi Medcom.id
Yogyakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan terjadi penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk pemilu 2019. Peningkatan jumlah TPS ini tak lepas dari perubahan jumlah kuota daftar pemilih di setiap TPS. 

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan mengatakan jumlah TPS untuk Pemilu 2019 meningkat signifikan. Ia mengatakan jumlah TPS diperkirakan ada sekitar 11.791. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding TPS pada Pilpres 2014 yang hanya sebanyak 8.354 TPS. 

"TPS masih akan berubah. Ada sejumlah pertimbangan sehingga harus menambah jumlah TPS," ujar Hamdan ditemui di DPRD DIY pada Jumat, 13 Juli 2018. 


Lokasi geografis menjadi salah satu dasar penambahan TPS itu. Ketika ada warga di daerah tertentu dan akses ke TPS sulit, lanjut Hamdan, kita akan memecah TPS di daerah terdekat. 

Selain itu, jumlah pemilih di setiap TPS saat diatur hanya sebanyak 300 pemilih. "Misalnya di salah satu TPS ada yang jumlah pemilihnya 295, ini kan kurang 300. Setelah coklit ada tambahan 30 orang misalnya. Seperti ini nanti bisa mendistribusi (pemilih) ke TPS terdekatnya tapi jika tak bisa akhirnya akan dipecah lagi," kata dia. 

Ia belum bisa memastikan jumlah daftar pemilih untuk pemilu 2018. Kepastian jumlah daftar pemilih tetap (DPT) akan dilakukan pada Agustus 2018. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Bagus Sarwono menyatakan lembaga tengah melakukan persiapan untuk mengawasi proses pemilu tahun depan. Ia mengatakan, Bawaslu sedang dalam proses penguatan kelembagaan. 

"Komisioner di tiap provinsi akan dilantik pada akhir bulan Juli 2018 nanti," kata dia. 

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto meminta penyelenggara pemilu memperhatikan calon pemilih baru yang sudah saatnya memiliki KTP baru atau KTP elektronik. Ia menyebutkan, ada sekitar 20 ribu wajib KTP elektronik yang jatuh pada tahun ini. 

"Misalnya bisa melakukan perekaman tak hanya dilakukan di dinas kependudukan, tapi bisa bekerja sama dengan dinas pendidikan. Perekaman e KTP juga bisa dilakukan di sekolah-sekolah," kata dia. 




(ALB)