Polisi Gandeng TNI dan Banser Amankan Masyarakat Jepara

Rhobi Shani, Rizky Dewantara 16 Mei 2018 16:38 WIB
terorisme
Polisi Gandeng TNI dan Banser Amankan Masyarakat Jepara
Penjagaan di depan Mapolres Jepara, Rabu 15 Mei 2018, Medcom.id - Rhobi Shani
Jepara: Polisi menggandeng TNI, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Pamswakarsa untuk meningkatkan keamanan masyarakat Jepara, Jawa Tengah. Koordinasi itu juga untuk mengantisipasi aksi teror yang meresahkan warga.

"Kami memang tidak tahu pergerakan teroris, tapi mereka tahu pergerakan kami. Pengamanan ini untuk memberikan rasa aman pada masyarakat," ujar Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Jepara, Rabu 16 Mei 2018.

Di Mapolres Jepara, Yudianto menambah personel di pos penjagaan. Petugas juga melengkapi penjagaan dengan senjata dan alat deteksi.


Yudianto juga menginstruksikan peningkatan kewasoadaan di kantor polsek di Jepara. Juga, ujarnya, keamanan di pusat-pusat keramaian pun ditingkatkan.

Peningkatan keamanan pun dilakukan di Kota Bogor, Jawa Barat. Pasangan calon wali kota Bima Arya dan calon wakil wali kota Dedie Rachim pun mengajak masyarakat Bogor waspadai potensi terorisme.

Bima menyampaikan rasa perihatin atas aksi teror yang terjadi di Jawa Timur. Bima mengatakan kejadian itu memperkokoh persatuan dan kesatuan RI.

Bima pun menyampaikan rasa duka cita atas korban ledakan bom di Jatim.

""Sehubungan negara kita sedang berduka karena adanya peristiwa aksi teror di sejumlah gereja yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maka kita doakan korban semoga diberikan tempat yang paling mulya sisi Allah. Kita kutuk sekeras-kerasnya perbuatan biadab dari orang-orang dengan keyakinan sesat. Kita dukung aparat cepat menangkap semua yang terlibat," ucap Bima di Bogor.



(RRN)