Bupati Kebumen Dihukum, Mendagri Segera Lantik Pengganti
Bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad berjalan meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang kasus suap sejumlah proyek senilai Rp12 miliar. Antara/R Rekotomo
Semarang: Kementerian Dalam Negeri segera menetapkan Bupati definitif Kebumen pascaputusan Pengadilan Tipikor Semarang. Bupati nonaktif Yahya Fuad divonis penjara empat tahun dalam kasus dugaan suap proyek 2016.

"Kalau yang bersangkutan sudah menerima, tidak mengajukan banding, akan segera ditetapkan bupati definitif," kata Mendagri Tjahjo Kumolo di Semarang, Jateng, Selasa, 23 Oktober 2018.

Wakil Bupati Kebumen yang saat ini menjadi pelaksana tugas bupati akan segera dilantik menjadi bupati definitif. Tjahjo menyebut keputusan masih menunggu vonis menjadi keputusan akhir.


"Kalau tidak (banding,red), buktinya ada, akan segera diproses," tuturnya.

Vonis 4 Tahun Penjara

Bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad dijatuhi hukuman 4 tahun penjara. Dia terbukti menerima suap atas sejumlah proyek selama kurun waktu 2016.

Amar putusan dibacakan Hakim Ketua Antonius Widijantono dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin, 22 Oktober 2018. Vonis majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 5 tahun penjara.

Hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp300 juta subsider kurungan empat bulan. Hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik terhadap terdakwa selama 3 tahun terhitung setelah masa hukumannya selesai.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," ucapnya.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti menerima suap yang totalnya mencapai Rp12,03 miliar. Uang suap yang berasal dari 'fee' sejumlah proyek tersebut, dikumpulkan sejumlah orang kepercayaan terdakwa yang kemudian digunakan untuk sejumlah keperluan.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id