Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (Rhobi Shani)

Cegah 'Serangan Fajar,' Bawaslu dan Warga Tingkatkan Patroli

kampanye pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Rhobi Shani • 13 April 2019 14:26
Jepara: Bawaslu Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, meningkatkan pengawasan menjelang hari tenang Pemilu 2019. Pengawasan terutama dalam memonitor pengawasan money politik di lapangan dengan berpatroli.
 
Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara, Sujiantoko menyampaikan, patroli dan pengawasan Pemilu 2019 dilakukan secara berjenjang. Panwas tempat pemungutan suara (TPS) akan melakukan pengawasan di wilayah TPS masing-masing.
 
“Pengawasan dan patroli akan lebih ditingkatkan di hari tenang besok,” ujar Sujiantoko, Sabtu, 13 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam patroli money politik juga akan dilakukan pengecekan formulir C6. Itu dilakukan untuk memastikan bawah, pemilih yang terdaftar di dalam daftar pemilih tetap (DPT) telah menerima undangan untuk mencoblos di TPS. Selain itu, pengawas TPS juga akan memastikan  kesiapan tiap-tiap TPS dan logistik Pemilu 2019.
 
“Kegiatan pengawasan dan patroli akan dipandu Panwas Desa dan disupervisi Panwascam (Pengawas Kecamatan) beserta pihak-pihak berkait dari TPS ke TPS,” urai Sujiantoko.
 
Pengawasan dan patroli di tingkat desa akan dilakukan Bawaslu kabupaten bersama jajaran TNI dan Polri. Patroli akan menyasar desa-desa yang rawan akan serangan money politik di malam hari.
 
“Gakkumdu siap di kantor 24 jam menerima dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” kata Sujiantoko.
 
Tidak hanya Bawaslu, peningkatan patroli antisipasi serangan fajar juga dilakukan warga. Salahsatunya warga di lingkungan Perumahan Kuwasharjo Kabupaten Jepara.
 
Sekretaris RT07 Perumahan Kuwasharjo, Wahyanto menyampaikan, pada hari tenang ronda akan diintensifkan hingga subuh. Itu untuk mengantisipasi adanya serangan fajar agar Pemilu 2019 berlangsung jujur dan adil.
 
“Ronda pada hari-hari biasa sampai dini hari. Tapi nanti pada masa tenang ronda sampai subuh,” ungap Wahyanto.
 
Tiap regu ronda, nantinya terdiri dari delapan orang. Ronda dengan cara keliling wilayah perumahan dimulai pukul 23.00 hingga pukul 04.30.
 
“Pekan lalu warga juga sudah menggelar simulasi pengamanan wilayah perumahan. Selain untuk mencegah tindakan kriminalitas, juga kesiapan menghadapi waktu pencoblosan agar lingkungan tetap aman,” pungkas Wahyanto. 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif