Pemuda Muhammadiyah Tak Ingin Kasus Kemah Terulang
Ilustrasi.
Jakarta: Kasus dugaan penyimpangan dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia 2017 yang menyeret nama Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ahmad Fanani dinilai merugikan Muhammadiyah. Ketua PWPM Jawa Barat Lu Rusliana berharap kasus itu tak terulang.  
 
Lu mengatakan Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Yogyakarta 25-28 November 2018 menjadi momentum untuk meluruskan kembali kemudi organisasi. Pemuda Muhammadiyah kini mencari sosok yang mumpuni untuk menggantikan Dahnil.
 
"Pilihan Muktamar tahun ini tentu tidak mudah. Selain kasus yang menimpa ketua sebelumnya, nuansa politik menjelang Pemilu 2019 tentu jadi faktor yang membuat semua pilihan menjadi tidak mudah," kata Lu, Selasa, 27 November 2018.
 
Lu mengatakan, sejumlah Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) sudah memiliki pilihan yang bulat.
 
"Setelah mendengarkan paparan visi dan misi para kandidat, dialog langsung, mendengar masukan dan pandangan beberapa pihak, serta tentu musyawarah di internal PWPM Jawa Barat, kita memutuskan untuk mendukung Cak Nanto sebagai Ketua Umum PM Muhammadiyah yang baru," ujarnya.
 
Lu mengatakan, Cak Nanto adalah sosok muda yang energik dan salah satu kader muda terbaik yang ada di Muhammdiyah. "Gagasannya visioner, nilai-nilai keagamaannya sejalan dengan Muhammadiyah. Selalu cepat dalam mengambil keputusan, yang juga penting jaringan dan pengalaman organisasinya cukup panjang," katanya.

Baca: Dahnil Disebut Mencoreng Nama Baik Muhammadiyah

Seperti diketahui, Dari total bursa nama nama calon ketum Pemuda Muhammadiyah di Muktamar kali ini, setidaknya ada enam nama yang sempat menguat. Antara lain, Sunanto, Ahmad Fanani, Ahmad Labib, Andi Fajar Asti, Faisal dan Muhammad Sukron.
 
Namun, menjelang pemilihan calon mengerucut pada dua nama, Sunanto dan Ahmad Fanani. Fanani merupakan calon yang dijagokan Dahnil Anzar Simanjuntak. Pemilihan sendiri kemungkinan akan dilangsungkan malam ini atau besok pagi 28 November 2018.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id