Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Emas Mulai Terasa
Suasana arus mudik di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Mustholih
Semarang: Arus mudik Lebaran Idulfitri 2018 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, mulai terasa. Kapal Kelimutu yang bertolak dari Sampit, Kalimantan Tengah, bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas dengan membawa ratusan penumpang asal Jawa Tengah.

Dari pantauan di pelabuhan, Kapal Kalimutu tiba di Tanjung Emas pada pukul 12.15 WIB. Manajer Utama PT Pelindo III. Ardhy Wahyu Basuki, menyatakan ada 573 penumpang yang hari ini tiba di Pelabuhan Tanjung Emas. 

"Hari ini ada 573 penumpang. Mereka datang dari Sampit untuk pulang ke kampung halaman di Jawa Tengah," kata Ardhy saat memantau arus mudik di Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 5 Juni 2018.




Ardhy berujar, para penumpang Kelimutu tidak dipungut uang sepeser pun untuk bisa pulang ke kampung halaman. Bahkan, Pelindo III akan mengantar para pemudik secara cuma-cuma sampai ke kampung halaman begitu mereka bersandar di Tanjung Emas. 

"Ini sudah tahun ketiga kami melakukan mudik gratis," ungkap Ardhy menegaskan.

Menurut Ardhy, rata-rata para pemudik ini berasal dari Rembang, Tegal, Magelang, Solo, Yogyakarta, Purworejo, dan Wonosobo. 
Begitu mereka turun dari kapal, mereka langsung bergerak ke bus sesuai tujuan asing-masing di area parkir pelabuhan. 

"Sebenarnya kami sudah melakukan mudik gratis ini dari tanggal 1 kemarin. Kita perkirakan puncak arus mudik di Tanjung Emas pada H-2 dan H-1 Idul Fitri," tegas Ardhy.

Ardhy menyatakan Pelindo pada arus mudik tahun ini akan memulangkan 4.500 penumpang dari Kumai dan Sampit, Kalimantan Tengah. Jumlah ini meningkat cukup signifikan dari tahun kemarin yang hanya memulangkan 2.500 penumpang. 

"Ke depan nanti akan kita tingkatkan," jelas Ardhy.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id