Suasana pintu gerbang Pura Pakualaman jelang Dhaup Ageng. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Suasana pintu gerbang Pura Pakualaman jelang Dhaup Ageng. Medcom.id/Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)

Pernikahan Putra Paku Alam Dapat Disaksikan di Layar Lebar

keraton yogyakarta
Ahmad Mustaqim • 04 Januari 2019 18:26
Yogyakarta: Panitia Dhaup Ageng pernikahan putra Kanjeng Gusti Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam (PA) X, Bendara Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Bimantoro dengan calon pengantin putri dr. Maya Lakshita Noorya, tidak terbuka untuk umum. Prosesi pernikahan yang akan digelar di Bangsal Sewatama Pura Pakualaman hanya bisa disaksikan langsung tamu undangan.
 
Namun Ketua III panitia Dhaup Ageng, Kanjeng Raden Tumenggung Radyowisroyo mengatakan, masyarakat yang hendak menyaksikan pernikahan bisa lewat layar lebar di luar Pura Pakualaman.
 
"Mohon maaf, warga dan wisatawan tidak bisa masuk ke lingkungan dalam (Pura Pakualaman). Apabila mau melihat bisa melalui giant screen di alun-alun Sewandanan (depan Pura Pakualaman)," kata dia saat dihubungi Medcom.id pada Jumat, 4 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Panitia juga tak menggelar kirab untuk pasangan pengantin. Hal ini berbeda dengan Keraton Yogyakarta yang saat itu menggelar kirab pasangan pengantin.
 
Panitia Dhaup Ageng sekaligus abdi dalem Pura Pakualaman, MRY Dwijo Handoyo mengungkapkan keputusan menggelar kirab atau tidak menjadi hak prerogatif Paku Alam X. Selama ini, kata dia, kirab hanya berlaku untuk jumenengan (peresmian) jabatan di Pura Pakualaman .
 
"Di Pakualaman belum ada tradisi kirab pengantin. Yang ada hanya bagi yang jumenengan (acara adat), (kirab) selesai upacara jumenengan," jelasnya.
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif