Sejumlah musisi akan mengisi panggung acara Apel Kebangsaan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Maret 2019. Medcom.id/ Mustholih.
Sejumlah musisi akan mengisi panggung acara Apel Kebangsaan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Maret 2019. Medcom.id/ Mustholih. (Mustholih)

Slank Akan Bawakan Lagu Perdamaian saat Apel Kebangsaan

kebangsaan
Mustholih • 16 Maret 2019 15:15
Semarang: Grup band legendaris Slank akan manggung pada Apel Kebangsaan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah. Bimbim dan kawan-kawan diberi waktu hampir satu jam untuk menyemarakkan puluhan ribu peserta apel yang datang dari penjuru Jawa Tengah.
 
"Kita dapat waktu 55 menit. Kita banyak bawain lagu tentang Pancasila, nasionalisme, pergerakan, dan semangat persatuan," kata Bimbim, salah satu personel Slank di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Maret 2019.
 
Apel Kebangsaan yang bertajuk Kita Merah Putih itu mulai digelar pada Minggu, 17 Maret 2019 pukul 06.00 WIB. Menurut Bimbim, Slank akan tampil di atas panggung pada pukul 08.00 WIB. Bimbim berharap para Slanker yang hadir di Simpang Lima bisa tetap menjaga kondisi apel tetap aman dan damai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Besok jam 08.00 WIB, slank sudah jreng. InsyaAllah besok Slank bisa menyebar virus semangat baru dan merah putih. Kita berharap datang dengan damai, pulang dengan damai. Jangan nyampah, kalau bisa sampah dibawa pulang," ujar Bimbim.
 
Bimbim menyatakan tidak ada lagu baru yang akan dibawakan Slank pada Apel Kebangsaan. Slank bakal lebih banyak membawakan lagu dari album terakhirnya terutama lagu berjudul Pala lu Peyang.
 
Pada apel nanti, kata Bimbim, Slank ingin peserta yang hadir tetap menjaga perdamaian. Menurut Bimbim, beda pilihan pada Pemilihan Presiden 2019 jangan sampai membuat warga Jateng bercerai berai.
 
"Kita ingin mempersatukan bangsa lewat lagu, angkat jiwa nasionalisme lewat lagu. Sebentar lagi pesta demokrasi, kita sebarkan virus perdamaikan. Ini biasa saja kok, jangan seperti burung, dikekang 32 tahun akhirnya euforia. Kita sudah 20 tahun reformasi, semangat nasionalisme dan persatuan Indonesia untuk diutamakan dari ambisi kekuasaan," tegas Bimbim.
 
Dalam apel kebangsaan itu, panitia penyelenggara akan mendirikan empat panggung besar. Panggung utama berdiri di Lapangan Simpang Lima, sedangkan tiga panggung lainnya berdiri di Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, dan Jalan Ahmad Yani. Ditargetkan peserta yang hadir mencapai 130 ribu orang.
 
Selain pentas musik, Apel Kebangsaan akan diisi orasi kebangsaan dari Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian; Panglima TNI, Jenderal Hadi Tjahjanto; Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD; Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo; ulama kharismatik Jateng, Kiai Maimoen Zubair; Gus Muwafiq; Kiai Munif Zuhri; Uskup Rubiatmoko; Pendeta Eka Laksa; dan Nyoman Suraharta.
 
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengundang segenap elemen masyarakat untuk hadir dalam Apel Kebangaan itu. Dia mengakui kegiatan ini mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat Jateng. 
 
Ganjar menyinggung soal dana apel  yang mencapai Rp18 miliar. Dia menegaskan soal pendanaan sudah dilakukan sesuai prosedur. "Kami sangat transparan maka siapapun bisa melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlah monggo. Tapi kami harus menghadirkan seluruh masyarakat di Jawa Tengah," jelas Ganjar.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif