Rest area di jalur tol Solo-Ngawi, Medcom.id - Pythag
Rest area di jalur tol Solo-Ngawi, Medcom.id - Pythag (Pythag Kurniati)

UMKM Dominasi Gerai Rest Area di Tol Solo-Ngawi

umkm
Pythag Kurniati • 25 Januari 2019 16:03
Solo: Pembangunan infrastruktur bertujuan mengembangkan potensi perekonomian masyarakat. Satu di antaranya rest area tol Solo-Ngawi.
 
Tol Solo-Ngawi beroperasi mulai November 2018. Panjang tol kurang lebih 90 Kilometer. 
 
Saat melintasi tol, di KM 519, pengendara dapat beristirahat di rest area. Lokasinya berada di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Di rest area, pengendara dapat menemukan berbagai produk mulai dari makanan hingga suvenir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PT Jasa Marga Properti adalah pengelola rest area tol Solo-Ngawi. Pengelola berkolaborasi dengan puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka di rest area.
 
"Malah 70 persen tenant atau gerai di rest area tol Solo-Ngawi diisi UMKM," kata Manajer Regional Jawa Tengah PT. Jasa Marga Properti, Dondy Dwi Susanto, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Sesuai rencana pembangunan, tol Solo-Ngawi akan memiliki enam rest area. Tiga di antaranya sudah beroperasi sementara yang lain dalam proses pengerjaan.
 
Saat ini, kata Dondy, rest area yang telah beroperasi yakni di KM 519A, KM538A, dan 538B. Tiga rest area tersebut memiliki sekitar 20 tenant. 
 
"14 tenant adalah UMKM sedangkan sisanya retail," kata Dondy.
 
Dominasi UMKM di rest area tersebut, kata dia, sejalan dengan perintah Presiden Jokowi. Saat meresmikan tol Solo-Ngawi ruas Sragen-Ngawi pada November 2018 lalu, Presiden Joko Widodo ingin rest area diisi oleh UMKM dan produk lokal.
 
Sesuai perintah Presiden pula, produk-produk kuliner lokal dimunculkan sebagai etalase utama rest area. 
"Jadi UMKM rest area juga menampilkan kuliner lokal seperti pecel, soto, dan lain sebagainya," tutur Dondy.
 
Ia menerangkan, pembangunan gedung komersil di rest area saat ini masih terus dikerjakan secara bertahap. Seiring pengembangan rest area tol Solo-Ngawi, pengelola mengaku berkomitmen memrioritaskan produk lokal dan unggulan setempat.
 
"Agar perekonomian masyarakat sekitar turut tergerak. Sementara retail akan kita batasi," tutupnya.

 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif