NEWSTICKER
Menperin Airlangga Hartarto memberikan penghargaan kepada 11 industri yang menerima pekerja difabel di Solo, Medcom.id - Pythag Kurniati
Menperin Airlangga Hartarto memberikan penghargaan kepada 11 industri yang menerima pekerja difabel di Solo, Medcom.id - Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Ratusan Difabel Jadi Karyawan di 11 Industri di Solo

kaum difabel
Pythag Kurniati • 28 Februari 2019 07:24
Solo: Sebanyak 268 penyandang disabilitas akan dipekerjakan di 11 industri tekstil, garmen dan alas kaki. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial.
 
Hari ini, 268 difabel tersebut resmi memulai diklat 3 in 1, yakni pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja. Mereka akan mengikuti pelatihan selama 21 hari di Balai Diklat Industri yang ada di Solo, Jakarta, Surabaya dan  Yogyakarta.
 
"Kami terus mendorong perusahaan-perusahaan industri untuk memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai dengan bidang pekerjaan yang bisa dilakukan," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Solo, Kamis, 31 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemilihan sektor garmen, tekstil dan alas kaki disebabkan potensinya yang cukup tinggi. Selain dari segi ekspor, industri di sektor tersebut memiliki serapan tenaga kerja yang tinggi.
 
"Apalagi industri tekstil merupakan salah satu sektor yang diprioritaskan dikembangkan dalam memasuki era industri 4.0," ujar dia.
 
Sementara Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bertugas menyiapkan sumber daya manusia. 268 difabel itu diseleksi untuk mengikuti diklat ini.
 
Dari 268 peserta,  204 orang diantaranya penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, 39 disabilitas fisik, dan 25 disabilitas intelektual. Agus berharap program ini dapat memenuhi hak-hak difabel.
 
"Semoga ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi penyandang disabilitas lainnya di Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk memberikan peluang dan akses yang setara bagi penyandang disabilitas di bidang pekerjaan," tegasnya.

 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif