Masyarakat Lasem Ingin Cetuskan Daerah Toleransi

Budi Arista Romadhoni 21 Oktober 2018 16:55 WIB
pesantrenhari santri nasional
Masyarakat Lasem Ingin Cetuskan Daerah Toleransi
Masyarakat Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah ingin daerahnya jadi kawasan toleransi, Minggu, 21 Oktober 2018. Medcom.id/ Budi Arista Romadhoni.
Rembang: Memasuki satu abad, Pondok Pesantren Al Hidayat ingin cetuskan Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah sebagai daerah toleransi terhadap semua kalangan masyarakat umum.

Pengurus Ponpes Al Hidayat, KH Zaim Ahmad Makshum, mengungkapkan, Lasem merupakan daerah yang ramah dan merangkul semua masyarakat meskipun berbeda suku, ras, dan agama. 

"Keadaan di Lasem masyarakatnya benar-benar toleran dan itu terjadi di abad-abad tahun yang lalu bisa menjadi contoh kepada masyarakat umum di Indonesia maupun dunia," kata Zaim saat Grand Launching satu abad Ponpes Al Hidayat, di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu, 21 Oktober 2018.


Zaim berharap Presiden Joko Widodo bisa datang dan mencetuskan sendiri rencana tersebut. Menurut Zaim, banyak pihak di Lasem yang ingin Presiden bisa mengunjungi daerahnya.

"Stekholder lasem sebeneramya menginginkan kedatangan  seorang presiden datang dan mencetuskan sebagai daerah toleransi," jelas Zaim.
 
Memontum peringatan satu abad menjadi spesial, tidak hanya kalangan santri Pondok Pesantren Al Hidayat, namun juga masyarakat lintas agama yang turut hadir di acara tersebut. 

"Momentumnya sekarang adalah pada satu abad ini, 100 tahun pondok pesantren ini eksis, dan terbukti toleransi kepada masyarakat sehingga bisa eksis hingga kini. Karena Pengasuh pesantren dekat kepada masyarakat," pungkas Zaim.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id