Rob Pantura Rendam Lapas, Ratusan Warga Binaan Dipindahkan

Akhmad Safuan 24 Mei 2018 07:43 WIB
panturabanjir rob
Rob Pantura Rendam Lapas, Ratusan Warga Binaan Dipindahkan
Kondisi rumah warga tergenang rob di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (ANT/Harviyan Perdana Putra)
Pekalongan: banjir rob yang melanda beberapa daerah di jalur Pantura (pantai utara), Jawa Tengah semakin tinggi. Ratusan warga di Pekalongan mengungsi. Termasuk penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan harus dipindahkan, karena sel terendam banjir rob lebih dari 50 sentimeter.

Hingga Rabu malam, 23 Mei 2018, dari 769 warga binaan lapas sebanyak 150 warga binaan Lapas Kelas IIA Pekalongan dipindahkan ke Rutan Kali Lohji Pekalongan dan Rutan Rawabelang, Kabupaten Batang. Yakni 50 orang ke Rutan Kali Lohji Pekalongan dan 100 orang dipindahkan ke Rutan Rawabelang, Batang. 

Pemindahan warga binaan dikawal petugas Polres Pekalongan dan Kodim 0710 Pekalongan dengan menggunakan mobil tahanan milik lapas dan polres. 


"Kita kawal untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan," kata  Kaur Mintu Satuan Sabhara Pokres Pekalonfan Aiptu Suwartana. 

Pantauan Media Indonesia, pada Kamis dini hari, 24 Mei 2018, banjir rob di Pantura semakin tinggi dan meluas dan menyebabkan 200 warga Kelurahan Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengungsi sejak dua pekan lalu. 

Kini, banjir rob meremdam jalur Pantura di Terboyo dan Genuk, Kota Semarang dan mengakibatkan lalu lintas terganggu. Kendaraan mengular, karena banyak yang berjalan lambar khawatir terperosok lubang atau mengalami mati mesin. 

Untuk menghindari kemacetan, sebagian kendaraan dari arah Kota Semarang dialihkan ke Jalan Tol Kaligawe-Gayam, dan diarahkan melalui Jalan Majapahit, Alteleri Soekarno Hatta dan Jalan Waltermangisidi. Berlaku juga untuk arah sebaliknya, dari Demak. 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id