PPP Jepara Usul Beri Pendampingan Hukum kepada Marzuqi
Bupati Jepara saat Ahmad Marzuqi menghadiri pameran hasil pertanian di alun-alun Jepara, pada, Rabu, 5 Desember 2018. Medcom.id/Rhobi Shani
Jepara: DPC PPP Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, akan mengusulkan ke DPP untuk memberikan pendampingan hukum terhadap Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi. Saat ini Marzuqi menyandang status tersangka dari  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. 

Ahmad Marzuqi diduga menyuap Hakim Lasito yang mengabulkan permohonan praperadilan kasus dugaan penyelewengan dana bantuan politik (Banpol) PPP Kabupaten Jepara 2011-2013. Uang suap yang diduga diberikan Marzuqi sebesar Rp700 juta.

Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Jepara, Imam Zusdi Ghozali menyampaikan, pihaknya akan mengusulkan ke DPC, DPW, dan DPP untuk memberikan pendampingan terhadap Ahmad Marzuqi dalam menempuh proses hukumnya. Menurutnya, Marzuqi salah satu kader terbaik yang dimiliki PPP.


"Kami kan hanya mengusulkan (pendampingan hukum) nanti yang memutuskan DPP. Tembusan juga ke DPC dan DPW," ujar Imam, Sabtu, 8 Desember 2018.

Baca: Sehari Jadi Tersangka, Bupati Jepara Tidak 'Ngantor'

Namun diakuinya, sampai saat ini pihaknya belum berkoordinasi dengan DPW maupun DPP PPP berkait kasus yang menjerat Bupati Jepara tersebut.

"Belum. Belum ada komunikasi," paparnya.

Senada, disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Dian Kristiandi. Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan DPP PDI Perjuangan. Sebab, saat proses pencalonan bupati dan wakil bupati, Marzuqi mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2017 berpasangan dengan dirinya.

"Kebenarannya seperti apa akan saya sampaikan kepada DPP partai. Termasuk nanti juga akan kami konsultasikan (pendampingan hukum), karena dulu yang memberikan rekomendasi kan DPP," ungkap Andi yang juga menjabat Wakil Bupati Jepara.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi ditetapkan jadi tersangka dugaan kasus suap hakim oleh KPK. Marzuqi diduga memberikan uang suap sebanyak Rp700 juta kepada hakim Pengadilan Negeri Semarang, Lasito. Suap itu berkait pengurusan putusan praperadilan dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik.





(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id