Dahnil Anzar Minta Pelapor Kasus Dana Kemah Diungkap

Ahmad Mustaqim 28 November 2018 18:25 WIB
kasus korupsi
Dahnil Anzar Minta Pelapor Kasus Dana Kemah Diungkap
Dahnil Anzar Simanjuntak. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Bantul: Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak merasa difitnah dalam kasus dana perkemahan sebesar Rp2 miliar yang kini diusut aparat kepolisian. Ia meminta pelapor kasus itu disampaikan ke publik. 

"Sejak awal saya menyampaikan tak terkait sama sekali. Saya tak terlibat dalam urusan teknis. Jika ada tanda tangan, itu bukan saya. Itu (tanda tangan) scan, tak tahu peruntukannya buat apa," kata Dahnil di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu, 28 November 2018.

Baca: Muasal Uang Pengembalian Dana Kemah Dipertanyakan


Dahnil mengungkapkan, tak tahu sama sekali soal laporan keuangan. Ia mengaku sakit hati dituduh dalam dugaan penyelewengan dana perkemahan. 

"Yang menyakitkan, saya dituduh. Saya tak tahu pola aksi ini seperti apa. Saya tak terlibat langsung teknis. Nanti akan banyak penjelasan dari panitia (perkemahan). Saya juga kaget dikaitkan. Sorotan utamanya saya, bukan pemuda Muhammadiyah," kata Koordinator juru bicara calon Presiden-Wakil Presiden, Prabowo-Sandiaga ini. 

Ia berharap berbagai pihak berhenti menuduh dirinya dalam kasus itu. Meskipun, ia menyilakan kepolisian memproses kasus. 

Soal pengembalian dana Rp2 miliar, kata dia, itu dikembalikan pihak panitia. "Keluarga saya jadi korban fitnah. Saya sejak awal tak terlibat proses pembuatan. Saya tak boleh berkegiatan kemah, sesuai UU kepemudaan, yang terlibat (perkemahan) orang berusia 15-30 tahun," kata lelaki 36 tahun ini. 

Ia berharap pelapor kasus dana perkemahan itu dibuka ke publik. Merasa tak terlibat, Dahnil mengibaratkan kasus itu untuk menyerang dirinya. 

"Seharusnya pelapor dibuka atau siapa yang menyebar fitnah itu. BPK menyatakan (dana perkemahan) tak ada masalah. Uniknya yang diserang saya, seolah saya pelakunya," ucapnya. 



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id