Wisatawan beraktivitas di kawasan Pulau Cilik, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (4/8). ANTARA FOTO/Aji Styawan.
Wisatawan beraktivitas di kawasan Pulau Cilik, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (4/8). ANTARA FOTO/Aji Styawan. (Rhobi Shani)

Kunjungan Wisatawan ke Karimunjawa Menurun

karimunjawa Tsunami di Selat Sunda
Rhobi Shani • 26 Desember 2018 14:46
Jepara: Jumlah wisatawan uang berkunjung ke kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menurun 40 persen. Ketua Perkumpulan Biro Wisata Karimunjawa, Arif Setiawan mengatakan, tsunami di Selat Sunda diduga turut jadi penyebab turunnya kunjungan wisatawan ke wilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut.
 
"Lewat telepon ada yang tanya kondisi Karimunjawa bagaimana, apakah aman atau tidak. Ada juga yang langsung membatalkan liburan ke Karimunjawa," kata Arif saat dikonfirmasi, Rabu, 26 Desember 2018.
 
Arif menjelaskan, usai peristiwa tsunami di Selat Sunda, sudah ada belasan calon wisatawan yang membatalkan perjalanan wisatanya. Hal serupa, juga dialami sejumlah pelaku biro lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kondisi perairan Karimunjawa saat ini masih aman untuk aktivitas wisata. Ini kebalikan dengan tahun lalu, ombak besar tapi banyak wisatawan, sekarang ombak aman tapi wisatawan menurun," ungkap Arif.
 
Kepala Cabang PT Sakti Inti Makmur, operator kapal cepat Express Bahari, Sugeng Riyadi mengaku sudah melakukan pendataan. Jika dibanding musim libur akhir tahun lalu, tahun ini terjadi penurunan 40 persen penumpang. Sejumlah penumpang diduga mengurungkan liburan ke Karimunjawa.
 
"Jadwal pelayaran masih normal tidak ada penambahan jadwal. Penumpang juga tidak penuh," ungkap Sugeng.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi