Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id. (Mustholih)

Puncak Musim Kemarau di Jepara Terjadi Agustus

musim kemarau
Mustholih • 14 Juni 2019 15:06
Jepara: Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, akan memasuki musim kemarau, puncaknya diprediksi pada Agustus 2019. Hujan diprediksi tak akan mengguyur Jepara sejak Juni hingga Juli. 
 
"Kalau tahun kemarin, kami mulai dropping air bersih pada pertengahan Juli. Tahun ini kami prediksi awal Agustus baru mulai dropping," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Nor Isdiyanto, Jumat, 14 Juni 2019.
 
Arwin mengungkap, dampak musim kemarau belum dirasakan masyarakat saat ini. Stok air bersih di daerah yang kerap krisis air bersih masih cukup. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau (kekeringan) lahan pertanian sudah ada laporan, tapi itu bukan ranah kami," kata Arwin.
 
Senada, Direktur PDAM Jepara, Prabowo, mengungkap debit air sumur milik PDAM masih cukup memenuhi kebutuhan pelanggan. Pelanggan di Kecamatan Kedung yang kerap krisis air bersih, masih teraliri air PDAM.
 
"Pasokan masih aman. Hanya saja untuk Kelurahan Bulu dan Jobokuto kami tambah pasokan air dari sumur baru di Bulungan," ungkap Prabowo.
 
Beberapa kecamatan di Kabupaten Jepara yang rawan kekeringan di antaranya, Kecamatan Kedung, Mayong, Nalumsari, Welahan, dan Keling.    
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif