Cerita Keluarga Terduga Teroris yang Tewas di Cianjur
Orang tua terduga teroris AR, 33, di rumahnya Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
Pekalongan: Sutoyo, terpukul menerima informasi anaknya tewas dalam baku tembak di Cianjur, Jawa Barat. Hati pria berusia 61 tahun itu makin teriris mendapati kabar anaknya yang berinisial AR, 33, merupakan terduga teroris.

"Masih tidak percaya, kalau anak saya ikut dalam jaringan teroris," kata Sutoyo ditemui di kediamannya, Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu, 13 Mei 2018. 

Sutoyo masih tak percaya jika anaknya bisa terjerumus menjadi anggota teroris. Sebab, ia melihat tak ada gelagat aneh yang ditunjukkan anaknya saban hari.


"Karena sehari-harinya ya wajar-wajar saja, tidak ada yang aneh. Salat, ke masjid juga biasa saja,” ungkapnya.

Sutoyo pasrah. Ia kini masih menunggu informasi resmi dari kepolisian soal informasi meninggalnya AR dalam baku tembak di Cianjur. Sejauh ini, Sutoyo baru mendapat kabar dari para kerabat di Bogor. 

“Dari pemerintah atau kepolisian, belum ada yang memberi tahu saya tentang kabar itu. Tahunya dari keluarga yang ada di Bogor. Pihak keluarga masih menunggu kepastian dulu,” ujarnya.

Waryatun, 54, ibu kandung AR, tak kuasa membendung air mata. Informasi ini juga membuat kondisi kesehatan wanita paruh baya itu semakin menurun. Apalagi, sudah lima bulan Waryatun terbaring akibat stroke dan kesulitan berkomunikasi.


Rumah Sutoyo di Desa Kalimande, Pekalongan, Jawa TengahMedcom.id/Kuntoro Tayubi

Rumah keluarga Sutoyo terlihat sepi. Hanya tampak beberapa warga dan keluarga yang berkunjung. Tak ada kegiatan atau persiapan apa pun di rumah ini terkait kabar meninggalnya AR. Bahkan, pintu depan rumah juga selalu tertutup rapat.

AR merupakan anak bungsu dari dua bersaudara pasangan Sutoyo dan Waryatun. Sutoyo dketahui merupakan sarjana teknik dari salah satu perguruan tinggi di Semarang.

Baca Juga: Empat Terduga Teroris Tewas di Cianjur

AR jadi satu dari empat terduga teroris yang tewas dalam baku tembak di Cianjur, Jawa Barat, Minggu, 13 Mei dini hari. Selain AR, tiga terduga teroris lainnya yang tewas yakni BBN, 20, warga Kuningan; DCN, 23, warga Kebumen, Jateng; AR, 33, warga Pekalongan, Jateng; dan S, 24, warga Kotabumi Utara, Lampung Utara. 

Pihak kepolisian, baik dari Polsek Kesesi maupun Polres Pekalongan, tidak bersedia memberikan keterangan terkait meninggalnya satu warga Kecamatan Kesesi, yang menjadi salah satu terduga teroris kelompok cianjur tersebut.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id