Seorang siswa SLB belajar menjahit di Jepara, Medcom.id - Rhobi Shani
Seorang siswa SLB belajar menjahit di Jepara, Medcom.id - Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Penyandang Disabilitas Dapat Bekerja di Perusahaan Asing

penyandang disabilitas
Rhobi Shani • 21 Januari 2019 12:52
Jepara: Taris Medi Mahardika mengaku senang dapat bekerja di perusahaan milik asing di Jepara, Jawa Tengah. Meski menyandang tunarungu, ia mendapat pekerjaan sesuai dengan kemampuannya.
 
Taris, demikian ia biasa disapa, mengaku sudah tiga tahun bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang industri kertas itu. Ia bekerja sebagai pelipat dan mengemas kertas.
 
"Kalau gaji alhamdulillah lumayan, Rp1,6 juta, walaupun di bawah upah minimum kabupaten (untuk 2019, UMK Jepara yaitu Rp1,8 juta," ungkap Taris di Jepara, Senin, 21 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Taris merupakan satu dari ratusan penyandang disabilitas yang bekerja di perusahaan milik asing. Sebagian berstatus sebagai karyawan kontrak. Namun ada pula yang menjadi karyawan tetap.
 
Kasie Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja, Pelatihan dan Produktivitas (Penta PKK dan Lattas) pada Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, Amrina Rosyida, mengatakan empat perusahaan menerima penyandang disabilitas sebagai pekerja. Yaitu PT SAMI, PT Kanindo Makmur Jaya, PT Samwon Busana Indonesia dan PT Jialle.
 
"Pendidikan formal beragam mulai SMP hingga SMA, tapi itu tak menjadi acuan. Karena mereka (penyandang disabilitas) juga dibekali dengan keterampilan," ungkap Amrina.
 
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jepara, Suharno menyampaikan, siswa SLB diberi sejumlah bekal keterampilan. Itu seperti menjahit, membatik, dan keterampilan untuk industri mebel.   
 
“Sebagian besar alumni kami bekerja yang melanjutkan kuliah sedikit,” ungkap Suharno.
 
Saat ini SLB Jepara memiliki 360 siswa. Dari jumlah tersebut didominasi siswa kategori B dan C. Yaitu, siswa tunarungu dan tunagrahita.
 
“Siswa tunarungu tidak ada masalah. Begitu lulus SMP dan SMA langsung terserap dunia kerja,” tandas Suharno.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif