Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan belum ada indikasi penurunan aktivitas gunung tersebut. "Kondisinya (Gunung Merapi) belum menurun," ujar Hanik saat dihubungi, Minggu, 27 Mei 2018.
Gunung Merapi diketahui sudah tiga kali erupsi freatik yakni, 11, 21 dan 24 Mei 2018. Pihak BPPTKG menyatakan Gunung Merapi dalam proses menuju erupsi magmatik.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Baca: Gunung Merapi Menuju Erupsi Magmatik
Berdasarkan pantauan BPPTKG, Minggu, 27 Mei 2018, suhu kawah puncak Gunung Merapi sekitar 166.6 derajat selsius. "Tingkat aktivitas (Gunung Merapi) masih waspada," ujar Hanik.
Sementara itu, BPBD DIY melaporkan masih ada tiga lokasi yang dijadikan tempat pengungsian warga Lereng Gunung Merapi. Lokasi pertama di Balai Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan. Ada sebanyak 69 orang dari Dusun Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul yang masih mengungsi.
Baca: Sejumlah Pengungsi di Lereng Gunung Merapi Mengeluh Sakit
Kedua, di rumah warga bernama Heru di Turgo RT 01/01, Tritis, Purwobinangun. Ada sebanyak 64 pengungsi di tempat itu, termasuk 10 balita.
Terakhir, yakni di SD Sanjaya Tritis Purwobinangun, Kecamatan Pakem. Pengungsi terdiri dari 10 balita, 20 anak-anak, 21 lansia dan 50 dewasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
