Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, (kanan), MI/Ramdani. (Mustholih)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, (kanan), MI/Ramdani. (Mustholih) (Mustholih)

Gubernur Jateng Minta Foto dan Video Bom Bunuh Diri Kartasura Tidak Disebar

Bom Bunuh Diri Kartasura
Mustholih • 04 Juni 2019 05:43
Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta masyarakat tidak menyebarluaskan gambar dan video terduga pelaku bom bunuh diri di Pos Pengamanan (pospam) Tugu Kartasura, Sukoharjo. Ganjar mengaku sudah mendapat laporan dari pihak berwenang terkait aksi yang dilakukan pada pukul pukul 22.20 WIB, Senin, 3 Juni 2019.
 
"Beberapa info sudah masuk, bahkan masyarakat mendapat beberapa gambar, video, dan sebagainya. Barangkali tidak dishare dulu agar masyarakat tidak mendapat gambar-gambar atau visual yang mengerikan," kata Ganjar dalam saluran telepon, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 4 Juni 2019.
 
Menurut Ganjar, Polisi sudah melakukan tindakan cepat ihwal penanganan aksi bom bunuh diri tersebut. Ganjar meminta masyarakat Jateng tetap beraktivitas normal seperti hari-hari biasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Polisi sudah bertindak. Mudah-mudahan bisa diungkap identitas pelaku dan masyatakat beraktivitas biasa karena seluruh aparat juga bekerja terus," ujar Ganjar menegaskan.
 
Ganjar menyatakan sejauh ini aksi mematikan itu tidak menelan korban luka kecuali terduga pelaku sendiri. Terduga pelaku dikatakan Ganjar masih hidup dan sedang menjalani perawatan.
 
"Sampai hari ini tidak ada yang terluka kecuali korban sendiri dan tidak meninggal. Maka kepolisian bisa bekerja lebih cepat identifikasi siapa pelaku dan urutan-urutan berikutnya," jelas Ganjar.
 
Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di Pos Pengamanan Tugu Kartasura pada pukul 22.20 WIB. Senin, 3 Juni 2019. Saksi, Rakian Rangga Putra Perdana, 25, melihat pelaku berpakaian hitam dan menggunakan headset berjalan dari arah Selatan menuju Pospam Tugu Kartasura.
 
Dia duduk di trotoar di depan Pospam Tugu Kartasura. Ledakan terjadi 10 menit setelahnya dan menyebabkan pelaku tergeletak dengan kondisi luka-luka.
 

(EKO)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif