Petugas Basarnas dibantu warga mengevakuasi korban meninggal akibat tsunami di pesisir Cinangka, Serang, Banten, Minggu (23/12). ANTARA FOTO/Basarnas.
Petugas Basarnas dibantu warga mengevakuasi korban meninggal akibat tsunami di pesisir Cinangka, Serang, Banten, Minggu (23/12). ANTARA FOTO/Basarnas. (Ahmad Mustaqim)

Korban Tewas Akibat Tsunami Jadi 168 Orang

Tsunami di Selat Sunda
Ahmad Mustaqim • 23 Desember 2018 15:54
Yogyakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban jiwa akibat tsunami di kawasan Selat Sunda mencapai 168 orang. Jumlah tersebut merupakan penghitungan terakhir hingga Minggu, 23 Desember 2018 pukul 13.00 WIB.
 
"Hal itu disebabkan karena wilayah terdampak merupakan tempat tujuan wisata dan kebetulan kejadian terjadi saat libur panjang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Yogyakarta, Minggu, 23 Desember 2018.
 
Sutopo menjelaskan, selain korban jiwa, petugas di lapangan juga mencatat ada 745 orang luka-luka, 30 orang hilang, 558 rumah rusak, sembilan hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak. Jumlah tersebut didapat petugas dari penghitungan di tiga kabupaten yang terdampak, yaitu Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sutopo kembali mengatakan, tsunami Selat Sunda terjadi secara tiba-tiba
pada Sabtu, 22 Desember malam sekitar pukul 21.27 WIB. Ketinggian air saat itu berkisar dua hingga tiga meter.
 
"Tidak ada tanda-tanda, gejala atau peringatan dini dari pihak manapun terkait kejadian tersebut," pungkas Sutopo.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi