Kepala Desa Tenogo, Agus Susilo membenarkan bahwa korban bernama Rali, 45, diduga hilang tertimbun material tanah longsor. Pasalnya, korban yang kesehariannya mencari rumput tersebut tak kunjung pulang hingga siang hari. Padahal di lokasi tempatnya mencari rumput, terjadi bencana tanah longsor.
"Diduga tertimbun tanah longsor. Karena di sekitar lokasi kejadian, ada bekas jejak sepatu dan bekas dia mencari rumput. Biasanya jam 8 pagi itu sudah pulang. Tapi setelah ada longsor, dia belum pulang ke rumah," kata Agus, Rabu, 7 Februari 2018.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ditambahkannya, setelah mengetahui ada longsor dan diduga hilang, pihaknya bersama dengan warga desa dibantu TNI dan Polri, mencari keberadaan korban. Namun korban tidak ditemukan, termasuk di sekitar desa dan lokasi kejadian.
"Tadi warga juga sudah keliling desa untuk mencari keberadaan korban, tapi belum ditemukan. Di sekitar lokasi kejadian juga belum ada tanda-tanda ditemukan, karena kondisi medan memang sangat sulit," tambahnya.
Sementara Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP M. Dahyar mengatakan, luas longsoran lebih kurang setengah hektare. Longsor terjadi pukul 10.00 WIB. Hingga sore tadi, masih dilakukan pencarian korban dilokasi oleh warga Tenogo, TNI, Polri, BPBD dan PMI Kabupaten Pekalongan.
"Pencarian korban sudah kami lakukan sampai sore tadi. Namun, mengingat cuaca buruk, pencarian kami lanjutkan besok," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
