Tari Topeng Ireng berasal dari lereng Gunung Merapi Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Tarian yang mengutamakan keserasian dan entakan gerak ini membuat kagum publik Stockholm.
Ketua Delegasi Duta Seni dan Misi Kebudayaan Pelajar Boyolali, Bonifacio, mengatakan pengenalan tari Topeng Ireng merupakan langkah awal untuk mengenalkan budaya Indonesia.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kami berharap, melalui seni budaya ini, Boyolali dapat dikenal di tingkat dunia. Kami sebelumnya juga mengirimkan duta seni pelajar ke negara-negara Eropa, Jepang, Tiongkok, Hong Kong, Belanda, dan Rusia," kata Bonifacio, seperti dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 29 Juli 2018.
Riyanti pelajar Kelas 11 SMA Negeri 3 Boyolali, salah satu anggota duta seni Boyolali 2018, mengaku bangga bisa mewakili Boyolali dan Indonesia untuk tampil di ajang internasional di Stockholm.
Tak hanya menarikan Topeng Ireng, rombongan Duta Seni juga membawakan Jaran Kepang Boyolali, Bedaya Temanten,Gotong Royong, dan Kala Krida. Setelah dari Stockholm, mereka akan meneruskan muhibah ke Copenhagen dan Oslo.
Panggung Stockholm juga menampilkan tarian Cendrawasih dan Bajidor Kahot. Ada juga tari Burung Enggang yang merupakan tarian tradisional asal Kalimantan Timur.
Selain tarian, pengunjung juga bisa melihat pameran lukisan dari Suryo Indratno. Lukisan Suryo banyak menampilkan keindahan Indonesia. Pengunjung juga dimanjakan dengan makanan khas Indonesia seperti sup pindang ikan salmon dan rendang elk sambil mendengarkan pertunjukan angklung dari Saung Mang Udjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
