Kepala Kepolisian DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri, Medcom.id - Ahmad Mustaqim
Kepala Kepolisian DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri, Medcom.id - Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)

Bom Molotov Dibawa saat May Day di Yogyakarta

may day kerusuhan
Ahmad Mustaqim • 01 Mei 2018 18:57
Yogyakarta: Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap sejumlah orang yang berbuat rusuh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di pertigaan UIN Sunan Kalijaga, Selasa 1 Mei 2018. Polisi juga menemukan bom molotov.
 
Kapolda DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri mengatakan aksi yang diikuti buruh dan mahasiswa itu semula tertib. Kemacetan terjadi di simpang tiga di sekitar kampus. Namun, masalah itu bisa diatasi.
 
"Tapi beberapa saat kemudian, konsentrasi massa pecah. Beberapa peserta aksi melempar bom molotov ke pos polisi lalu lintas," kata Dofiri di Yogyakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dofiri mengatakan aksi di lokasi tersebut tak ada pemberitahuan. Sebab, aksi dipusatkan di Kawasan Malioboro.
 
Dofiri menyayangkan demonstrasi atas nama Gerakan 1 Mei itu berakhir dengan kerusuhan. Padahal, polisi telah bersiaga dan meminta buruh menggelar aksi dengan tertib.
 
Ia menambahkan, sejumlah warga sempat menghalau massa lantaran aksi disertai bakar ban di tengah jalan dan kemudian memblokir semua ruas jalan di sekitar.
 
"Bom molotovnya disiapkan banyak buat melempar pos polisi. Ngakunya mahasiswa. Mereka menyiapkan bom molotov," kata dia.
 
Lihat video:
 
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi