Kadisdikbud Jateng Geram SKTM Abal-abal Menjamur
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempersilakan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mengakses data siswa Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang menyalahgunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah siap berkoordinasi untuk memproses penyalahgunaan SKTM secara hukum.

"Setidaknya data, kalau Kapolda Jateng minta, kami ada. Kalau data di sini ada, di mana sekolah banyak yang menggunakan SKTM. Saat ini sudah koordinasi," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo saat ditemui di Kantornya Semarang, Kamis, 12 Juli 2018.

Masyarakat seharusnya tidak memanfaatkan kuota siswa keluarga miskin di sekolah negeri dengan SKTM abal-abal. Pada 2017, hanya 168 siswa yang menggunakan SKTM tidak valid ditemukan. Dia mengkritik perangkat pemerintah yang menerbitkan SKTM.


"Pengalaman tahun lalu harusnya jera, ini mohon maaf, yang menerbitkan itu yang harus serius. Sekarang ada 78.406 SKTM yang kita coret," ujarnya.

Pemerintah mengantisipasi banyaknya pengguna SKTM abal-abal tahun ini. Salah satunya lewat surat pernyataan siap dikeluarkan jika data tidak valid yang ditandatangani orang tua.

"Siap digugat secara hukum dan siap dikeluarkan," tuturnya.

Ia berharap masyarakat tidak lagi menyalahgunakan SKTM  tahun depan.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id