ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (Media Indonesia)

Bawaslu Brebes Tangani 28 Laporan Pelanggaran

pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Media Indonesia • 04 Januari 2019 10:48
Brebes: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sedang memproses 28 laporan dan temuan dugaan pelanggaran selama tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Data tersebut terhitung selama proses tahapan pilkada hingga akhir 2018.
 
"Secara keseluruhan, yang tercatat di kami ada 28 laporan masyarakat dan temuan pengawas di lapangan terkait dugaan pelanggaran pilkada," kata komisioner Bawaslu Brebes Divisi Penindakan, Yunus Awaludin Zaman, di Kantor Bawaslu Brebes.
 
Dari jumlah itu sebanyak 27 kasus merupakan temuan pengawas lapangan, sedangkan satu kasus merupakan laporan dari masyarakat. Rincian laporan dan temuan tersebut terdiri atas 5 pelanggaran pidana, 17 pelanggaran administrasi, 1 pelanggaran kode etik, dan 5 pelanggaran hukum lainnya yang menyangkut keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelanggaran pidana yang dimaksud, kata Yunus, yakni ada yang kampanye di tempat ibadah, lembaga pendidikan, politik uang, menggunakan sarana negara, dan sebagainya. "Dari total 28 temuan dugaan pelanggaran, yang terbukti ada 22 kasus, sedangkan yang tidak ada 6," terangnya.
 
Yunus menyebut dari enam kasus yang tidak terbukti itu, lima di antaranya merupakan pelanggaran pidana. Dia menambahkan fakta dan keterangan yang diperoleh pihaknya tidak memungkinkan untuk melakukan langkah hukum selanjutnya. "Fakta dan keterangan yang kami kumpulkan dengan teman-teman dari tim Gakkumdu tidak bisa dinaikkan ke tingkat selanjutnya sehingga dugaan pelanggaran pidana itu lepas," ucapnya.
 
Ketua Bawaslu Brebes, Wakro, mengungkapkan selama proses atau tahapan Pemilu 2019 yang dilaksanakan 2018, ada anggota pengawas di daerah yang mengalami intimidasi.
 
"Ada satu pengawas kecamatan di Paguyangan yang mengalami intimidasi yang diduga dari tim sukses atau kader parpol," kata Wakro dan meminta agar pihak yang berwenang memperhatikan keamanan petugas pemilu tersebut.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi