Logo Undip Semarang, Ant
Logo Undip Semarang, Ant (Mustholih)

Undip bakal Bentuk Satgas Khusus Anti-radikalisme

pembubaran hti
Mustholih • 01 Juni 2018 16:11
Semarang: Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah meminta Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) memberi panduan bagaimana mengantisipasi gerakan radikalisme masuk kampus. 
 
Menurut Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama panduan itu sangat penting bagi kampus-kampus menangkal gerakan anti-Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
"Karena keahlian untuk menghadapi semua itu tidak semua institusi punya. BNPT yang dibuat khusus (memerangi radikalisme) tentunya punya keahlian itu. Maka diberilah guidens untuk para rektor. Sekadar mencopot Rektor gampang, tapi bagaimana Rektor itu dijerakan untuk tujuan memberikan kebaikan bernegara," kata Yos Johan Utama di Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 1 Juni 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Undip Copot Dosen Pendukung HTI
 
Selain itu, BNPT juga perlu memberikan teknik deteksi dini gerakan radikalisme di kampus. Sebab, kata Yos, Undip diklaim BNPT termasuk salah satu kampus yang sudah cukup lama terpapar gerakan radikalisme. 
 
"Undip juga akan siapkan Satgas Khusus untuk menangani. itu yang harus diatensi. Kan tidak semua (gerakan radikalisme) dihantam. Tapi, ada tataran tertentu disadarkan," ujar Yos menegaskan.
 
Yos juga meminta BNPT memberikan data berapa civitas akademika Undip yang terpapar sudah radikalisme. Hal ini demi menghindari sikap saling mencurigai di internal kampus. 
 
"Beri kami data. Ini untuk menghindarkan syak wasangka, itu tidak baik juga. Tapi kalau ada data resmi kita bisa mewaspadai," terang Yos Johan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif