Pasar Waru Diharapkan Menjadi Contoh Pasar Kawasan di Demak
Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Waru (Foto:Dok)
Demak: Pembangunan Kawasan Perdesaan merupakan perpaduan pembangunan antar desa yang dilaksanakan dalam upaya mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pembangunan partisipatif.

Hal itu sesuai dengan tujuan dan sasaran Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan sebagai Unit Kerja Bselon Satu (UKE-l) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diturunkan dari Visi dan Misi Presiden, sembilan agenda prioritas (Nawacita), serta RPJMN 2015-2019.

Salah satu pembangunan pasar yang mendapat bantuan dari Kemendes PDTT ialah Pasar Kawasan Perdesaan, Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.


Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini meninjau aktivitas perdagangan di pasar yang saat ini dikelola BUMDes Bersama Berkah Jaya, pada Jumat, 1 Juni 2018.

Melalui program pembangunan pasar kawasan diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah perdesaan melalui Pembangunan Pasar Kawasan Perdesaan.



"Harapan kami dengan adanya pasar kawasan ini bisa membantu masyarakat untuk memperjualbelikan hasil produksinya maupun meningkatkan hasil ekonomi, sehingga nantinya kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan," ujar Harlina.

"Kami berharap, pembangunan kawasan ini bisa terwujud menjadi kawasan pusat pertumbahan perekenomian desa di Kabupaten Demak," katanya, menambahkan.

Pasar Kawasan ini dikelola oleh BumDesa Bersama Berkah Jaya dari dua desa, yakni Desa Waru dan Desa Ngempak, Kecamatan Mranggen.

Bantuan Pembangunan Pasar Kawasan di Kabupaten Demak ini merupakan bantuan dari Ditjen PKP tahun 2017, terdiri atas 24 lapak pedagang, dan delapan ruko yang menampung kurang lebih 50 pedagang. Pengelolaan pasar kawasan dilakukan oleh BUMdesa Bersama dan sudah memiliki asset sebesar 146 juta, serta kegiatan ekonomi lainnya yang bekerja sama dengan pihak ketiga. Operasional pasar dilakukan seminggu dua kali berdasarkan hari pasar.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id