Seminar Bisnis UKDW Bantu Mahasiswa Dapatkan Ide Skripsi

Pelangi Karismakristi 30 April 2018 15:22 WIB
beasiswa osc
Seminar Bisnis UKDW Bantu Mahasiswa Dapatkan Ide Skripsi
Seminar Tinjauan Terhadap Riset Perpajakan dan Keuangan. Foto: Dok. UKDW
Yogyakarta: Sejumlah mahasiswa program studi akutansi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta angkatan 2015 dan 2016 mengikuti seminar bisnis bertajuk Tinjauan Terhadap Riset Perpajakan dan Keuangan, Sabtu, 28 April 2018.

Ketua Panitia Ni Putu Gita Rahmaniati mengatakan, seminar riset tersebut termasuk dalam agenda kegiatan Divisi Riset dan Pengembangan (R&D) Kelompok Studi Pajak UKDW. Diharapkan mahasiswa dapat mendapat ide penulisan skripsi dan menyelesaikan studinya tepat waktu.

"Harapannya setelah mengikuti seminar ini, mahasiswa prodi akuntansi tingkat akhir akan mendapatkan topik-topik penulisan skripsi dan mampu menyelesaikan waktu studi menjadi lebih cepat. Secara umum, kegiatan berjalan dengan lancar dan diakhir dengan kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh mahasiswa," tutur Ni Putu, dalam keterangan tertulis.


Acara yang berlangsung di di Ruang Lecture Hall Pdt. Rudy Budiman itu, dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Bisnis UKDW, Singgih Santoso. Dalam sambutannya, Singgih mengatakan bahwa seminar ini merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-33 fakultas yang dipimpinnya. Tak lupa juga dirinya memberikan pesan bagi para anak didiknya.

"Dalam memasuki revolusi industri 4.0, mahasiswa Fakultas Bisnis harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat dalam dunia teknologi informasi," ucap Singgih.

Sementara itu, salah pembicara seminar dosen dan peneliti perpajakan dari Universitas Indonesia Dwi Martani memaparkan dengan adanya disruptive innovation, maka akan mengubah proses bisnis dari yang konvensional menjadi digital. Pada akhirnya, akuntan harus tanggap terhadap perubahan ini.

"Contohnya saja, tentang Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) terbaru yaitu PSAK 73 tentang Sewa, yang akan berlaku efektif per 1 Januari 2019.  Dengan berlakunya PSAK terbaru, terbuka peluang untuk meneliti tentang implikasi dari pemberlakukan standar akuntansi terbaru," terang perempuan yang juga merupakan anggota Komite Audit PT. Pertamina (Persero) dan PT Unilever Indonesia ini di hadapan para mahasiswa. 

Sedangkan terkait dengan riset di bidang perpajakan, menurutnya, dapat dilakukan melalui instrumen kuesioner atas munculnya kebijakan/policy baru, studi eksploratoris atas fenomena perpajakan. "Misalnya tax amnesty, studi empiris tentang perbedaan laba buku dan laba fiskal (book tax differences)," pungkas Dwi.



(ROS)