Bandara Adisutjipto Belum Terganggu Letusan Merapi

Patricia Vicka 24 Mei 2018 12:35 WIB
gunung merapi
Bandara Adisutjipto Belum Terganggu Letusan Merapi
Bandara Adisutjipto Yogyakarta, dok: Angkasa Pura
Yogyakarta: Aktivitas penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta belum terganggu dengan erupsi Merapi. Kegiatan take off dan landing pesawat masih berjalan normal. Tapi, Pengelola Bandara Adisucipto Yogyakarta , PT Angkasa Pura 1 telah bersiap untuk menghadapi efek terburuk dari letusan Gunung Merapi. 

Kepala Legal dan Humas Bandara Adi Sucipto Yogyakarta Liza Anindya menjelaskan, pihaknya siap mengalihkan penumpang ke Bandara terdekat jika Bandara Adisutjipto ditutup. 

"Kami sediakan transportasi antar moda darat untuk antarkan penumpang ke bandara terdekat misalnya bandara Adi Soemarmo Surakarta. Sementara yang sudah ready adalah Bus," kata Liza di Yogyakarta, Kamis 24 Mei 2018.


Angkasa Pura 1 juga menyiapkan ruang tunggu tambahan, yang berada di terminal internasional. Ruang tunggu tambahan akan dibuka jika ada penundaan atau penumpukan penumpang akibat penutupan bandara.

Seluruh persiapan dilakukan usai merespon arahan Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso untuk bersiaga menghadapi letusan Merapi.

Begitu arahan keluar, Angkasa Pura segera melakukan melakukan paper test untuk aerodrome observation. "Hasilnya negatif. Artinya tidak ada debu merapi. dan masih aman untuk penerbangan," katanya.

Liza tidak bisa memerkirakan kapan bandara ditutup. Pasalnya otoritas Bandara Adisutjipto menyerahkan keputusan penutupan bandara kepada Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP) Kementerian Perhubungan melalui Notam.

Hingga kini otoritas Bandara Adisutjipto masih berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, AirNav Indonesia serta BPPTKG untuk memantau kondisi perkembangan Gunung Merapi.

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meletus sebanyak dua kali pada Kamis 24 Mei 2018. Letusan pertama terjadi subuh dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara letusan kedua terjadi sekitar pukul 10.58 WIB hingga kini Merapi masih berstatus Waspada.



(LDS)