Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Jumat (14/12/2018). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.
Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Jumat (14/12/2018). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko. (Patricia Vicka)

PT KAI Diharap Segera Membuat Jalur Yogyakarta-Bandara NYIA

bandara pt kai
Patricia Vicka • 20 Januari 2019 08:26
Yogyakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ingin PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera membuat jalur Yogyakarta-Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).
 
Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo menjelaskan, kereta api sangat dibutuhkan calon penumpang untuk mobilisasi ke Bandara NYIA.
 
"Kereta itu kendaraan paling cepat dan efisien bagi calon penumpang untuk tiba di Bandara. Maka jalur KA yang menuju bandara harus dipercepat," kawa Wahyu usai mengunjungi proyek Bandara NYIA di Temon, Kulon Progo, Sabtu malam, 19 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wahyu menjelaskan, pada awal bandara beroperasi, penumpang dari Yogyakarta atau Jawa Tengah yang hendak menuju bandara akan melewati jalur exixting Jawa bagian selatan dan kemudian diturunkan di stasiun Kedundang di Temon, Kulonprogo.
 
Namun KAI membutuhkan waktu mengaktifkan kembali stasiun Kedundang dan jalur KA dari Yogyakarta menuju Temon. Sambil menunggu stasiun Kedundang beroperasi, KAI menggunakan stasiun Wojo di Purwerejo, Jawa Tengah sebagai stasiun akhir pemberhentian penumpang. Penumpang kemudian diantar menggunakan bus khusus menuju NYIA.
 
Menurut Wahyu, pihaknya mendorong KAI segera merampungkan kajian pembangunan jalur KA Yogyakarta-NYIA pada 2019. Kemudian pada 2020 KAI diharapkan mulai membangun jalur KA tersebut.
 
"Kami harap tahun 2022 jalur KA Yogyakarta ke bandara sudah bisa tersambung " jelas Wahyu.
 
Selain mengejar pembangunan jalur KA, Pemerintah turut membangun underpass di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) menuju NYIA. Pembangunan sudah dimulai sejak November 2018 oleh PT Wika. April 2019
Pemerintah menargetkan underpass ini rampung sebagian dan bisa menghubungkan kendaraan pada gedung terminal.
 
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan pihaknya mendukung pembangunan jalur KA bandara. Pemkab Kulon Progo sudah mendapat perintah untuk menyediakan tanah sekitar 150 hektare demi keperluan pembangunan jalur kereta.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi