Biro Operasi Polda Jawa Tengah, AKP Bayu Marwanto, saat mengikuti rapat koordinasi bersama KPU Jateng, Senin, 15 April 2019. Foto: Medcom.id/ Mustholih.
Biro Operasi Polda Jawa Tengah, AKP Bayu Marwanto, saat mengikuti rapat koordinasi bersama KPU Jateng, Senin, 15 April 2019. Foto: Medcom.id/ Mustholih. (Mustholih)

Polisi Sebut Ada 93 Titik Rawan saat Pemilu di Jateng

pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Mustholih • 15 April 2019 16:59
Semarang: Aparat Kepolisian mendeteksi 93 titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Provinsi Jawa Tengah yang masuk dalam kategori sangat rawan. Sebanyak 174 anggota Kepolisian Daerah Jawa Tengah dikerahkan khusus untuk menjaga keamanan pada waktu pemilihan di TPS-TPS tersebut.
 
"Satu TPS akan dijaga dua anggota kepolisian dibantu dua personil Linmas," kata Biro Operasi Polda Jawa Tengah, AKP Bayu Marwanto saat rapat koordinasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, di Semarang, Senin, 15 April 2019.
 
Namun, Marwanto tidak menjelaskan detail lokasi TPS-TPS berkategori sangat rawan tersebut. Dia hanya menjelaskan 87 TPS sangat rawan berada di wilayah hukum Kepolisian Resort di Jateng dan enam TPS di wilayah Pemerintahan Kabupaten Banyumas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di Jateng, sangat rawan ada 93 TPS.  Di (wilayah hukum) Polres-Polres ada 87 TPS dan di Banyumas 6 TPS," jelas Marwanto.
 
Dalam upaya mengamankan Pemilihan Umum 2019 di Jateng, puluhan ribu aparat Kepolisian disebar ke TPS-TPS berdasarkan tingkat kerawanan. Pada daerah yang tidak rawan, dua anggota Polisi dikerahkan untuk menjaga lima hingga 14 titik TPS.
 
Sedangkan untuk daerah rawan, kata Marwanto, dua anggota Polisi bersama dua personel Linmas dikerahkan untuk menjaga dua hingga empat titik TPS. "Itu klasifikasi-klasifikasi tingkat kerawanan dan pengamanannya di Jateng," ungkap Marwanto.
 
Menurut Marwanto, untuk pengamanan keseluruhan pada Pemilu 2019, Polda Jateng mengerahkan 23.370 personel. Mereka terdiri dari 3.158 anggota Polda Jateng dan 20.212 anggota dari jajaran Kepolisian Resort. "Tadi pukul 07.00 WIB  telah dilaksanakan apel pergeseran pasukan," pungkas Marwanto.
 
Sementara itu, Komando Daerah IV Diponegoro menyatakan siap mengerahkan 14.150 tentara untuk disebar di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Para anggota TNI itu diberi tugas turut membantu Polda Jateng dan Polda Yogyakarta mengamankan proses pemilihan.
 
Selain itu, Kodam IV Diponegoro juga siap mengerahkan 4.580 anggota pasukan cadangan dan 53 orang kelompok pemandu. "Satuan BKO sudah masuk ke Polda dari 15 April sampai pencabutan perintah dari Pangdam," ujar Staf Ahli Pangdam IV Diponegoro, Kolonel Tono.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif