Jemaah Haji Indonesia Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok
Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Medcom.id/ Pythag Kurniati.
Boyolali: Dukungan dan bantuan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat terus mengalir. Jemaah haji asal Indonesia yang tengah menjalankan ibadah di tanah suci pun turut menggalang dana untuk pada korban gempa tersebut.

Kasubag Humas dan Informasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Donohudan Afief Mundzir mengatakan, jemaah haji kelompok terbang (kloter) 23 telah mengawali penggalangan dana.

"Kloter 23 berisi jemaah asal Yogyakarta yang diterbangkan melalui Embarkasi Donohudan," kata Afief saat dikonfirmasi, Rabu, 8 Agustus 2018.


Afief menjelaskan, para jemaah tersebut hingga saat ini berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp28 juta dan 20 rial. Pengumpulan dilakukan pada saat jemaah menjalankan ibadah haji di tanah suci.

Afief menjelaskan, awalnya Kementerian Agama mengeluarkan imbauan bagi jajaran pegawai kemenag. Imbauan yang dituangkan dalam surat edaran tersebut berisi penggalangan bantuan sukarela terhadap korban gempa di Lombok.

Imbauan disampaikan, termasuk kepada para petugas kloter. Tak disangka, jemaah haji yang mengetahui imbauan tersebut justru merespon positif. Atas inisiatif sendiri, mereka menggalang dana.

"Kloter 23 ini mengawali. Tidak menutup kemungkinan langkah ini disusul oleh jemaah haji kloter lainnya," jelas Afief.

Bantuan dana yang terkumpul akan dikumpulkan melalui Tim Tanggap Darurat Gempa NTB yang berada di bawah Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. Selanjutnya, bantuan akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama atau Sekretariat Jenderal Kemenag RI.

"Rancananya diserahkan dalam bentuk uang," pungkas Afief. Adapun batas waktu pengumpulan bantuan sukarela yang diterima oleh tim tanggap darurat yakni hingga 15 Agustus 2018.



(DEN)