Alat Peringatan Dini di Solo Punya Fitur Pesan Singkat
Banjir merendam rumah warga di Solo, tahun 2017 lalu
Solo: BPBD Solo memasang alat  alat early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini di empat titik sungai. Uniknya alat ini memiliki fitur yang dapat mengirimkan pesan singkat kepada warga sekitar.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Solo, Dono Tumpo, mengatakan EWS akan bekerja saat air meningkat di titik siaga hijau. "Selain sirine berbunyi, EWS juga mengirim SMS ke warga yang sudah terkoneksi," katanya, Sabtu, 8 Desember 2018.

Alat tersebut tidak dipasang di Bengawan Solo. EWS ini khusus digunakan di titik yang rawan banjir bandang.


"Ada di Kali Pepe, Kali Anyar, Sungai Brojo dan Sungai Pemulung," ujarnya. Sungai-sungai ini memiliki karakter cepat membuat banjir dan cepat surut.

Seperti misalnya Kali Pepe yang terhubung dengan Kabupaten Boyolali. Seringkali Solo menjadi banjir walaupun tidak terjadi hujan.

"Kalau Boyolali hujan deras, air akan mengalir ke Solo. Seringkali Solo menjadi banjir bandang," kata dia.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Solo, Eko Prajudhy Noor Aly, menambahkan bahwa dari 51 kelurahan di Solo, ada 25 kelurahan yang rawan terjadi banjir. 12 kelurahan di antaranya rawan banjir bandang. 

"Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk update cuaca. Intinya kami siap dan terus siaga," ujarnya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id