Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Mustholih)

BPBD Jawa Tengah Pasok Lima Ribu Liter Air untuk Warga Cilacap

musim kemarau
Mustholih • 20 Juni 2019 16:37
Semarang: Musim Kemarau di Jawa Tengah mulai menyebabkan kekeringan hingga membuat warga kesulitan mendapat air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan hari ini telah mengucurkan lima ribu air untuk ratusan warga dusun yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
 
"Dua unit mobil tangki air dengan kapasitas lima ribu liter air bersih hari ini didrop ke warga pada pukul 12.40 WIB," kata Kepala BPBD Jawa Tengah Sudaryanto kepada Medcom.id di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Sudaryanto menjelaskan pemberian pasokan air bersih diberikan kepada 43 Kepala Keluarga atau 150 jiwa yang tinggal di Dusun Bugelsampang, RT 01 RW 09 Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten. Menurut Sudaryanto, distribusi air bersih itu diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Distribusi air bersih dilakukan dalam rangka penanganan darurat kekeringan," jelas Sudaryanto.
 
Sudaryanto berujar puncak musim kemarau di Jawa Tengah akan terjadi pada pertengahan September dan berakhir pada awal Desember 2019. Diperkirakan pada tahun ini bakal ada 1.259 desa se-Jateng yang terkena kekeringan akibat musim kemarau tersebut.
 
Sudaryanto kembali mengatakan desa-desa yang terancam kekeringan sebagian besar berada di wilayah Grobogan, Demak, Pati, Purworejo, Banyumas, dan Kebumen. Namun, beberapa desa di 35 Kabupaten atau Kota di Jateng pada tahun ini diprediksi bakal terkena kekeringan. "Semua daerah di 35 Kabupaten atau Kota di Jateng ada daerah yang mengalami kekeringan," pungkas Sudaryanto.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif