Sungai Code di Yogyakarta, Kamis, 13 Desember 2018. Medcom.id/ Patricia Vicka.
Sungai Code di Yogyakarta, Kamis, 13 Desember 2018. Medcom.id/ Patricia Vicka. (Patricia Vicka)

Komunitas Ingin Ada Polisi Sungai untuk Mengatasi Sampah

normalisasi sungai pencemaran sungai
Patricia Vicka • 13 Desember 2018 17:29
Yogyakarta: Kesadaran masyarakat Kota Yogyakarta untuk tidak membuang sampah di sungai dinilai masih minim. Perlu adanya polisi sungai untuk mengurangi perilaku membuang sampah ke sungai.
 
Ketua Komunitas Sungai Pemerti Code, Totok Pratopo mengatakan, polisi sungai diperlukan untuk menengakkan peraturan pemerintah terkait sampah. Pasalnya penegakkan sanksi masih kurang. 
 
"Perda soal sampah sudah ada. Hanya Perlu ada polisi sungai untuk menjatuhkan sanksi ke masyarakat " kata Totok saat dihubungi, Kamis, 13 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika terbentuk, polisi sungai memiliki kewenangan memberikan sanksi kepada siapapun yang membuang sampah ke sungai. Bentuk sanksi yang dijatuhkan beragam. Mulai dari teguran lisan, tertulis hingga tilang.
 
"Misalnya polisi sungai minta KTP ke orang yang buang sampah di sungai. Lalu orang itu ikut sidang dan bayar denda. Baru dikembalikan ktpnya," jelas pria yang tinggal di sekitar Kali Code ini.
 
Keberadaan Polisi sungai diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. 
 
Ia menambahkan, selama ini segala upaya menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai sudah dilakukan. Di antaranya dengan memasang peringatan dan himbauan disekitar sungai agar tidak buang sampah. 
 
"Pemerintah bekerja sama dengan seniman dan budayawan untuk membuat himbauan yang sopan dan menarik perhatian," pungkas Totok.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif