Gerobak motor yang akan mengganti seluruh gerobak konvensional di Kota Solo.
Gerobak motor yang akan mengganti seluruh gerobak konvensional di Kota Solo. (Pythag Kurniati)

Pemkot Solo Ganti Gerobak Konvensional dengan Gerobak Motor

sampah
Pythag Kurniati • 14 Desember 2018 10:24
Solo: Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen serius menyelesaikan persoalan sampah. Salah satunya dengan mengganti sarana dan prasarana penunjang.
 
Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, mengatakan pemkot mengganti gerobak dorong (konvensional) pengangkut sampah dengan gerobak motor. Sebab, kata Rudy, penggunaan gerobak motor dinilai lebih efektif dan efisien.
 
Apalagi, saat ini telah memasuki musim hujan. Kecepatan dari gerobak motor dibutuhkan agar sampah tidak menimbulkan banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rudy menuturkan, gerobak dorong seringkali menyulitkan petugas pemungut sampah, terlebih bagi petugas yang sudah berusia lanjut. Selain itu, gerobak dorong sulit menjangkau gang-gang kecil.
 
Sedangkan gerobak motor memiliki tiga buah roda. Serta didesain mampu menjangkau tempat sempit.
 
"Dengan gerobak motor ini, tugas memungut sampah akan lebih mudah," ungkap Rudy, Kamis, 13 Desember  2018.
 
Pada tahap awal, pemkot memberikan 10 gerobak motor pengangkut sampah. Gerobak tersebut dioperasikan di masing-masing kelurahan. Rencananya, seluruh kelurahan di Kota Solo nantinya akan memiliki gerobak motor pengangkut sampah.
 
Selain pengangkutan sampah, Pemkot Solo pun berupaya melakukan penanganan sampah melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo. Nantinya sampah akan diolah menjadi tenaga listrik dan digunakan untuk masyarakat.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif