Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didamping Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat memantau Jalan Raya Gubeng Surabaya. Medcom.id/Amaluddin
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didamping Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat memantau Jalan Raya Gubeng Surabaya. Medcom.id/Amaluddin (Amaluddin)

Perencana Proyek RS Siloam Tersangka Insiden Jalan Gubeng

Jalan Gubeng Ambles
Amaluddin • 31 Desember 2018 15:35
Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menetapkan satu tersangka terkait amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Tersangka berinisial F yang bertugas sebagai bagian perencana proyek basement Rumah Sakit Siloam.
 
"Sesuai dengan bukti di lapangan dan terkait dokumen yang ada, saat ini baru ada satu tersangka berinisial F," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, di Surabaya, Senin, 31 Desember 2018.
 
Luki menyebut F bukan orang terakhir yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka masih bisa bertambah karena masih ada beberapa saksi lain yang akan diperiksa selepas Tahun Baru 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih ada beberapa saksi yang merayakan liburan Natal, mereka minta datang tanggal 2 atau 3 Januari. Kalau saksi kunci ini sudah diperiksa, yang jelas akan bisa merembet ke yang lain," kata Luki.
 
Luki menyebut peluang tersangka baru sangat besar. Dia meyakini masih ada beberapa tersangka lain yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan tersebut.
 
Baca: Jalan Gubeng Surabaya Ambles
 
Penyidik telah memintai keterangan dan masukan saksi dan ahli dari berbagai latarbelakang. Penyidik juga sudah mengantongi barang bukti lengkap terkait amblesnya jalan tersebut.
 
"Kami juga sudah menentukan pasal-pasal yang nanti akan diterapkan kepada para pelaku," kata Luki.
 
Pasal yang dipakai untuk menjerat bisa berasal dari kombinasi dari beberapa undang-undang. Terutama sekitar kelalaian pihak terkait yang menyebabkan kerugian negara.
 
Adapun lima Undang-undang yang menjadi landasan Polda Jatim itu di antaranya UU tentang Jalan Tahun 2004, UU Nomor 881 tentang Kitab UU Hukum Pidana, UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, dan UU Nomor 8 Tahun 2003 tentang Bangunan dan Gedung.
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif