Banjir di kawasan tersebut kerap terjadi lantaran curah hujan yang tinggi dan air laut yang pasang.
Sukardi, warga Trimulyo, Kecematan Genuk Kota Semarang mengatakan, setiap tahun bisa dua kali melihat banjir di depan toko tempat ia bekerja.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Sekitar tahun 1997 sering terjadi rob, sampai sekarang tetap banjir seperti ini. Tidak hujan juga pasti ada genangan, tapi sedikit. Kalau hujan jadi tambah banyak," kata Sukardi di Toko Bangunan Muria Agung, Jalan Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 13 Desember 2018.
.jpg)
Warga Trimulyo Kecematan Genuk, Sukardi, menunggu pembeli di Toko Bangunan Muria Agung, Jalan Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 13 Desember 2018. Medcom.id/ Budi Arista Romadhoni.
Sukardi menjelaskan, adanya banjir tersebut membuat tokonya menjadi sepi pembeli. Bahkan sering, ia memutuskan untuk tidak jadi berangkat kerja, jika pagi hari, air sudah mulai meninggi.
"Adanya banjir ini jualan jadi tidak laku. Dulu itu sampai kalau lihat sungai deket rumah meluap, tidak jadi berangkat kerja," ungkap Sukardi.
Sukardi merasakan banjir dua tahun terakhir makin parah. Sebab, saluran air semakin sempit karena tertutup pipa-pipa gas.
"Jalan sudah ditinggikan tapi kok sama.
Dulu depan situ ada saluran air, sekarang dikasih pipa gas. Jadi air susah ngalirnya. Ditambah ditutupi paving, sekarang tambah parah banjirnya, dulu satu jam bisa surut," jelas Sukardi.
Sementara itu, Wawan yang juga warga Tri Mulyo, sibuk membantu para pengendara sepeda motor yang mogok di tengah banjir rob. Ia mengaku, bila banjir makin parah bisa masuk pemukiman.
"Ini saya bantu-bantu warga yang motornya mogok. Kemarin sebenarnya sudah surut. Ini hujan lagi banjir lagi. Ini kalau parah, bisa masuk rumah. Masalahnya tidak ada saluran," beber Wawan.
Mereka berharap, pemerintah Kota Semarang bisa menyelesaikan masalah banjir di kawasannya tersebut. Kemudian Jalan Tol Semarang-Demak juga segera dapat dibangun untuk menahan air laut yang pasang.
"Harapannya bisa cepat diatasi, tidak jadi langganan banjir seperti ini," pungkas wawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
