Petugas sedang memantau tangki Avtur di kantor Satelit Pertamina Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, 29 April 2019. Dokumentasi Humas Pertamina.
Petugas sedang memantau tangki Avtur di kantor Satelit Pertamina Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, 29 April 2019. Dokumentasi Humas Pertamina. (Patricia Vicka)

Pertamina Siapkan 170 KL Avtur untuk Bandara YIA

bandara
Patricia Vicka • 29 April 2019 20:44
Yogyakarta: PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menyiapkan 170 kilo liter (KL) bahan bakar pesawat, Avtur untuk pasokan Bandara Yogyakarta International Airport  (YIA) di Temon, Kulon Progo. Avtur telah disiapkan di kantor satelit Pertamina yang berada di sekitar lokasi Bandara YIA.
 
General Manager Pertamina Marketing Operation Region IV, Tengku Fernanda mengatakan, pelayanan Avtur ke bandara YIA di kantor satelit akan disalurkan menggunakan 2 (dua) unit kendaraan refueller yang berkapasitas masing-masing 16 Kiloliter (KL).
 
Avtur Juga disalurkan dengan 6 tangki modular avtur dengan kapasitas masing-masing 23 kiloliter (KL). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga total ada 170kl  Avtur yang siap untuk memasok Bandara YIA," kata Tengku di Yogyakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Tengku memastikan, jumlah tersebut cukup. Lantaran rata-rata konsumsi di Bandara YIA saat ini kurang lebih 10 KL per hari.
 
Sementara pasokan avtur di bandara YIA akan disuplai dari Terminal BBM Rewulu, dengan alternatif titik suplai dari Terminal BBM Cilacap. 
 
"Secara keseluruhan kami siap dan kami memastikan pasokan dan penyaluran avtur di Bandara YIA aman”, jelas Tengku.
 
Usai bandara YIA beroperasi, Pertamina memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi avtur sebanyak 5-10% atau sebanyak 210-220 KL per harinya untuk. Jumlah tersebut untuk bandara Adisutjipto dan YIA.
 
Saat ini, konsumsi avtur untuk pesawat udara di Bandara Adisutjipto berkisar antara 200 KL perhari.
 
Demi memenuhi peningkatan kebutuhan dua Bandara, Pertamina tengan membangun Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Depot tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2020. 
 
DPPU tersebut akan dilengkapi dengan 4 (empat) tangki timbun dengan kapasitas masing-masing sebanyak 1.000 Kiloliter (KL). Adapula fasilitas pengisian avtur Fuel Hydrant System atau melalui dengan sistem bawah tanah sebanyak 44 unit. 
 
"Fuel Hydrant System ini dibangun untuk memenuhi standar operasional distribusi bahan bakar di Bandara Berskala Internasional sehingga tidak perlu lagi mobil tangki hilir mudik dari pesawat satu ke yang lainnya," pungkas Tengku.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif